TERKINI

Delapan Pukesmas Terima Mobil Ambulan Baru

REPORTER: 
ar
EDITOR: 
ovinal

Serang—Pemkab Serang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memberikan bantuan  delapan unit mobil ambulan baru bagi delapan Pusat Pelayanan Kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di Kabupaten Serang. Bantuan tersebut diperuntukan bagi penggantian unit ambulan yang sudah termakan usia, agara memberikan pelayanan akses kesehatan yang prima kepada masyarakat.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Sri Nurhayati menyatakan, pembagian delapan unit ambulan baru tersebut yang diberikan ke delapan Puskesmas yakni, Puskesmas Kecamatan Padarincang, Ciomas, Carenang, Cikeusal, Cinangka, Cikeusal, Petir, dan Kopo.

"Tujuan utama dari penggantian mobil ambulan itu sebagai upaya Pemkab Serang memberikan pelayanan pelayanan kesehatan prima bagi masyarakat," katanya kepada wartawan,Senin (17/12/2012).

Dikatakan Sri, pengadaan delapan unit ambulan yang menelan dana sebesar Rp1,8 miliar tersebut setiap unitnya akan dilengkapi dengan sarana pertolongan medis yang telah memenuhi standar nasional. "Nantinya armada tersebut akan digunakan sesuai fungsi untuk membawa pasien yang sedang sakit menuju Puskesmas setempat untuk mendapat pertolongan medis," ujarnya.

Disamping itu, dengan direalisasikannya bantuan delapan unit mobil ambulan tersebut, adanya  permohonan dari beberapa Puskesmas yang memohon agar ambulan yang sejatinya berplat merah diberi dispensasi dalam kebijakan penggunaan pertamax (Bahan bakar non subsidi) dengan menggunakan premium (bahan bakar subsidi).

Mengingat, lanjutnya, ambulan merupakan fasilitas publik untuk kegiatan pertolongan  medis dengan mobilisasi yang tinggi sehingga berdampak pada membengkaknya pengeluaran untuk biaya bahan bakar.

"Ada permohonan beberapa Pukesmas mengenai dispensasi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk ambulan dengan menggunakan premium karena dinilai sedikit membebankan dengan mobilisasi ambulan yang cukup tinggi,"katanya.

Sementara itu Bupati Serang, Ahmad Taufik Nuriman menyatakan, kendaraan berplat merah wajib menggunakan BBM non subsidi jenis pertamax tanpa terkecuali dan tak bisa ditawar. Hal tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat dimana pemerintah daerah harus mentaatinya. "Namun jika memang memberatkan Pemerintah daerah akan berupaya menaikan anggaran penggunaan BBM bagi ambulan untuk mengatasinya," ujar bupati singkat. (ar)

 

TEKNO

ADVETORIAL

  • Komisi I DPRD Provinsi Banten menerima kunjungan Komisi A DPRD Provinsi Riau, Selasa (24/2/2015). Mereka diterima Wakil Ketua DPRD Banten yang juga menjadi Koordinator Komisi I Nuraeni di Ruang Komisi I DPRD Banten di KP3B.
    Kunjungan terkait koordinasi bidang pemerintahan dan hukum.

OPINI

Apa implikasi rektrutmen pejabat berbagai level pemerintah setelah disahkan RUU ASN menjadi UU ASN?

Beberapa tahun terakhir ini, masalah kenakalan dan kriminalitas remaja terus meningkat baik jumlah maupun kualitasnya.