TERKINI

Gubernur: Ponpes dan Panti Asuhan Unsur Penting di Banten

REPORTER: 
teguh
EDITOR: 
Iman NR

Serang – Gubernur Banten, Rt Atut Chosiyah mengatakan, pondok pesantrean dan yayasan panti asuhan perlu didukung oleh pemerintah dan swasta di Banten. Karena keduanya merupakan unsur penting dalam mencerdaskan masyarakat.

Demikian dikemukakan Gubernur Banten, Rt Atut Chosiyah dalam kunjungan Safari Ramadhan Pemprov banten 1435 H di Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera (YPMS) di Desa Kedaung, Kecamatan Pemulang, Kota Tangerang Selatan, Senin (22/7).

Selain mengajak kepada seluruh elemen untuk sama-sama membatu perkembangan pondok pesantren dan panti asuhan di daerahnya masing-masing, pada kesempatan tersebut gubernur juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah kota Tangerang Selatan atas upaya peningkatan ekonomi dan indeks pembangunan masyrakat (IPM)yang telah dilakukan. “Saya juga memiliki kebaggaan tersendiri kepada pemkot tangsel atas upaya pencerdasan maysrakat yang telah dilakukan, serta prestasi dalam peningkatan ekononi dan IPM yang telah dicapai, yang tentunya memberikan konteribusi terhadap pemerintah provinsi Banten”. Ujar Gubernur.

Sementara itu, Ketua yayasan (YPSM) Jatmiko mengucapkan terimaskasih atas kedatangan Gubernur beserta rombongan pemprov banten yang telah berkenan bersilaturahmi ke Yayasan yang dikelolanya. Jatmiko juga menjelaskan bahwa YPSM tidak hanya sebagai yayasan panti asuhan melainkan juga sebagai yayasan pendidikan dan majlis ta’lim yang menggratiskan dana pendidikan bagi santrinya.

Sebagai salah satu bentuk konkrit perhatian pemerintah kepada masyarakatnya, pada kesempatan tersebut Pemprov Banten juga memberikan sejumlah bantuan finansial untuk pembangunan Yayasan dan pembinaan guru ngaji yang diberikan secara simbolis oleh Gubernur kepada pimpinan Yayasan dan perwakilan guru ngaji setempat.

Usai buka puasa bersama di YPSM, Gubernur beserta rombongan melanjutkan kegiatan Safari Ramadhan dengan melakukan Sholat Taraweh berjamaah di Masjid Jami’ Daarussalam, Desa Kedaung, Kec. Pamulang, Tangsel yang diikuti ratusan masyarakat setempat. (teguh)

OPINI

Dahlan Iskan sungguh sosok yang fenomenal. Pemilik saham terbesar dari Jawa Pos Group tidak mau menggunakan “kekuatan” group media itu tatkala dilanda berbagai kasus korupsi, di antaranya tuduhan korupsi 21 gardu induk listrik tahun 2011-2012 senilai Rp1,06 triliun.  

Lukman Hakim, wartawan senior di Banten  meninggal usia 74 tahun, bertepatan  hari ulang tahunnya,  10 Juni 2015, bukan tokoh besar yang mempengaruhi arah pers di Indonesia. Keistimewaannya adalah kesetiaan sebagai kuli tinta di hingga akhir hayatnya.