"JIKA PERS MERUGIKAN, JANGAN MAIN HAKIM SENDIRI, ADUKAN KE DEWAN PERS", pesan ini disampaikan oleh mediabanten.com dan Dewan Pers.

TERKINI

Korupsi Di Banten Semakin Menggurita

REPORTER: 
zey
EDITOR: 
zedin

Serang -  Korupsi di Banten sudah semakin menggurita, bukan hanya saja terjadi di hilir melainkan terjadi mulai dari hulu. Dimana potensi yang paling besar terjadi penyelewengan dana public terjadi pada sektor pendapatan (pajak).

Demikian Akademisi Untirta Gandung Ismanto saat memberikan materi pada kegiatan pelatihan anti korupsi yang digelar Masyarakat Transparansi (MATA) Banten bekerjasama dengan Indonesia Coruption Watch (ICW) di Villa Marina Anyer, Kabupaten Serang, Kamis (7/2/2013).

"Kita tahu bahwa potensi pendapatan di Banten sangat besar, mulai dari pajak bumi dan restoran juga pajak kendaraan, namun apakah jumlah PAD saat ini sudah sesuai dengan potensi yang ada," ujar Gandung.

Selain Gandung, pelatihan juga menghadirkan sejumlah pemateri lainnya antara lain Wakil Koordinator Ade Irawan, dan mahasiswa Australia Sarah.

Selain itu menurut Gandung, potensi penyelewengan juga banyak terjadi dalam proses penggunaan di tingkat SKPD teknis, ini terjadi karena lemahnya kontrol dari masyarakat, sehingga pemerintah cenderung arogan.

"Kita hanya berharap kepada pemerintah, karena pihak kejaksaan sudah sulit diharapkan, karena mereka adalah bagian dari sitem korup, karena mereka dalam satu forum yakni muspida yang bisa sewaktu-waktu berkomunikasi dalam bidang apapun termasuk persoalan korupsi," ujarnya.

Ade Irawan mengatakan, lembaga non government dalam bidang pemberantasan korupsi sangat penting, karena korupsi yang terjadi di Banten kian marak dan berjamaah, sehingga penanganannya harus dilakukan secara berjamaah pula. "Salah satunya dengan kita (ICW-red) membentuk MATA sebagai jaringan kita di daerah (Banten-red)," ujar Ade, kepada wartawan.

Ade menuturkan, dalam setiap upaya pengawalan terhadap proses pengelolaan keuangan di Provinsi Banten, pihaknya akan terus melakukan supervisi terhadap MATA. "Kalau sudah ada lembaga MATA, upaya pendeteksian bisa dilakukan lebih awal. Itu termasuk langkah pencegahan. Karena tujuan kita membentuk MATA di Banten juga lebih pada upaya pencegahan terjadinya penyelewenggan anggaran," ungkapnya.

Koordinator MATA Banten Fuaduddin Bagas mengaku akan melakukan pengawalan terhadap proses penggunaan anggaran APBD Provinsi Banten tahun 2013. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan transparansi dalam penggunaan dana public serta meminimalisasi adanya penimpangan keuangan negara.

Menurut Bagas, langkah utama yang akan dilakukan MATA adalah mengawal pengelolaan keuangan Pemprov Banten yang memiliki sumber pendanaan sangat tinggi, termasuk potensi penyelewengannya. Sehingga pengawalan ini diharapkan mampu mencegah terjadinya praktik tindak korupsi yang marak terjadi belakangan ini.

"Selain anggaran yang sangat besar sekali sehingga sangat memungkinkan banyaknya potensi korupsi, ini yang terpenting yang harus fokus menjadi pengawasan kita sebagai masyarakat. Juga mendorong pemerintah harus efektif dalam belanja terutama belanja publik dan juga pegawai," ujarnya usai acara pelatihan.(zey)

KORUPSI

  • Serang – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap APBD Banten tahun anggaran 2013 rupanya sedang dibidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Penyidikan yang akan dilakukan oleh Kejati Banten ini, menunggu Pemprov Banten memenuhi rekomendasi yang disampaikan BPK RI Perwakilan Banten.

TEKNO

ADVETORIAL

OPINI

Beberapa tahun terakhir ini, masalah kenakalan dan kriminalitas remaja terus meningkat baik jumlah maupun kualitasnya.

Ada banyak sisi untuk melihat apa-apa saja problematika dan tantangan yang dihadapi pemuda Banten hari ini dan di masa depan. Saya ingin melihatnya dari satu sisi saja, yaitu pemuda sebagai obyek pasar.