TERKINI

Oknum Polisi Diduga Selingkuh Dengan Istri Ketua RT

Reporter: 
ab
Editor: 
mdika

Lebak -  Oknum anggota polisi dari jajaran Polres Lebak berinisial Briptu TT tertangkap basah saat berselingkuh dengan Rus (32), istri Ketua RT di Kampung Keong, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak bernama Suh. Kasus dugaan perselingkuhan ini masih diproses di Polres Lebak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus dugaan perselingkuhan itu bermula pada Kamis (9/8) pukul 01.00 WIB. Saat itu, Rus yang berada di luar rumah mendapat telpon dari Babinmas setempat untuk datang  ke rumahnya. 

Saat Rus tiba dirumahnya, ternyata warga Kampung Keong sudah berkumpul karena telah memergoki seorang pria terdapat didalam rumah Rus bersama istrinya dan akan digerebeg. Ketika dirinya masuk bersama Babinmas beserta Kades Cikatapis Dedi, benar saja di dalam rumahnya memergoki seorang pria bersama istrinya tengah berduaan.

Untuk mencegah amukan massa, Rus tidak langsung emosi malah mempersilahkan pria itu keluar dari rumahnya. “Bahkan laki-laki itu mengeluarkan identitasnya kalau dia adalah anggota polisi," terang Rus.

Kasus perselingkuhan tersebut pun langsung diproses oleh Polres Lebak. “Saya lega oknum polisi yang diduga mengganggu rumah tangga saya telah diproses secara hukum sesuai dengan perbuatannya. Saya juga yakin aparat kepolisian tidak akan pandang bulu dalam menegakan hukum, termasuk dalam kasus perselingkuhan yang dilakukan anggotanya," terangnya.                                                           

Kapolres Lebak AKBP Yudi Hermawan membenarkan oknum anggota polisi yang saat ini bertugas di Polsek Cibeber dengan berpangkat Briptu itu masih dilakukan penyidikan. "Kasus dugaan perselingkuhan yang dilakukan anggota Polsek Cibeber itu saat ini masih diproses di Polres Lebak," terang AKBP Yudi Hermawan, Kamis (6/9/2012).

AKBP Yudi mengatakan, sanksi yang akan dijatuhkan kepada TT tergantung dari hasil sidang disiplin yang akan digelar di Polres Lebak. “Selama proses penyidikan tidak ditahan, sedangkan sanksinya berupa mutasi, dan lain lain menunggu hasil sidang disiplin, apa keputusannya nanti," terangnya. (ab)

KORUPSI

  • Serang—Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Serang mendesak pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk mengusut tuntas semua pelaku dugaan korupsi dana hibah dan bansos, karena HMI menduga masih ada pelaku yang berperan besar dalam kasus dana hibah Yayasan Bina Insan Cita Banten masih belum ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejati.

TEKNO

ADVETORIAL

  • DPRD Provinsi Banten melakukan pertemuan dan dialog dengan Pemprov Banten, di aula kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten, Kamis (29/1/2015). Pertemuan tersebut dalam rangka rapat koordinasi dan membahas persiapan pelaksanaan APBD Banten Tahun Anggaran 2015.

OPINI

Apa implikasi rektrutmen pejabat berbagai level pemerintah setelah disahkan RUU ASN menjadi UU ASN?

Ginanjar Hambali*

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh dalam sambutan pada pelaksanaan upacara bendera memperingati HUT ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia, di kantor Kemdikbud, Minggu (17/08/2014) menyatakan