Kerugian Akibat Investasi Bodong Capai Rp105,81 Triliun

Satuan Tugas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total dana masyarakat yang lenyap karena investasi bodong sepanjang 2007-2017 mencapai Rp 105,81 triliun. Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan Tongam L. Tobing menyatakan, jumlah tersebut diduga masih terus bertambah karena ada masyarakat yang tidak melapor. ’’Kebanyakan korbannya itu kalangan menengah dan menengah ke bawah sehingga perlu terus diberi wawasan yang tepat, terutama di segmen tersebut, cara berinvestasi yang benar,” kata Tongam akhir pekan kemarin. Dia menjelaskan, selama Januari–September, Satgas Waspada Investasi telah membekukan kegiatan 48 entitas investasi bodong.…

Selanjutnya

Lagi, 30 Ojek Pangkalan Demo Tolak Ojek Online

Lebih 30 ojek pangkalan menggelar demo di depan gedung DPRD Provinsi Banten di KP3B, Curug, Kota Serang, Senin( 9/10/2017). Demo ini untuk memprotes keberadaan ojek online seperti Gojek dan Grab yang beroperasi di Kota Serang sejak awal 2017. Sahrudin,  Ojek Pangkalan dari Kebon Jahe  merasakan sejak keberadaan Gojek, penghasilan mereka berkurang drastis. Biasanya dalam sehari, mereka mendapatkan penghasilan Rp50.000-Rp100.000 per hari, kini penghasilan mereka tidak menentu.  Karena itu mereka minta Pemerintah Provinsi Banten supaya menghapuskan beroperasinya ojek online di Kota Serang. (Baca: Digitalisasi Ekono dan The Future Shock) Dia menegaskan…

Selanjutnya

Ditetapkan, 8 Juklak Juknis Tahapan Pilkada Kota Serang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang menetapkan 8 petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis (Juklak Juknis) Pilkada Kota Serang 2018 mendatang di Kantor KPU di Ciceri Kota Serang pada Minggu, 8 Oktober 2017. Kedelapan juklak juknis tersebut adalah turunan atau penjabaran detail dari Peraturan KPU RI. Ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin menjelaskan, 8 juklak juknis itu adalah tentang tahapan, pemutakhiran daftar pemilih, pencalonan, kampanye, audit dana kampanye, sosialisasi, logistik, dan tata kerja. “Juklak juknis ini jadi pegangan KPU dalam menghadapi tahapan. Juklak juknis adalah penjabaran dari Peraturan KPU yang sudah…

Selanjutnya

IPPNU Gelar Pelatihan Creative Media Youth School

Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) melalui departemen komunikasi dan informasi menggelar pelatihan bertajuk “Creative Media Youth School”. Pelatihan berlangsung selama tiga hari pada Kamis (5/10) hingga Sabtu (7/10) kemarin di Gedung Kantor Pusat Tik Nasional, Ciputat, Tangerang Selatan. Acara dibuka secara resmi oleh kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Balitbang SDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Basuki Yusuf Iskandar. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa pertumbuhan atau dinamika teknologi begitu kencang. “Oleh karena itu sudah selayaknya para pelajar dapat…

Selanjutnya

Tokoh Yahudi Penyebar Fitnah di Zaman Utsman bin Affan

Pada masa kekhalifahan Utsman banyak sekali fitnah. Salah satu tokoh penyebar fitnah saat itu adalah Abdullah ibn Saba adalah seorang Yahudi yang berasal dari Sana’a sebuah kota di Yaman. Dia memeluk Islam pada zaman kekhalifahan Utsman dan berpindah dari satu kota ke kota lainnya dengan niat menyesatkan kaum Muslim. Dikutip dari buku ‘Para Penggenggam Surga’ karya Syaikh Muhammad Ahmad ‘Isa, Dia memulai perjalanannya ke Hijaz, Bashrah, Kufah, dan Suriah. Namun, dia tidak dapat mempengaruhi seorang pun di Syam. Mereka malah mengusirnya dan membuatnya menetap di Mesir selama beberapa waktu. Dia…

Selanjutnya

Ibadah Harus Dilandasi Niat, Dasar Hukum dan Khusyu

Beribadah itu harus memiliki dasar yang melandasi perbuatan ibadah atau ritual. Dasar itu bisa bersumber Al Quran dan Hadits atau keduanya. Ibadah itu berupah ibadah mahdoh (murni) dan ghairah mahdhah (bukan murni). Perhatikkan hadits di bawah ini: Oleh: USTAD JAWAHIR, S.AG, M.AG Abu Burdah yang merupakan paman dari Al Bara’ bin ‘Azib dari jalur ibunya berkata, يَا رَسُولَ اللَّهِ ، فَإِنِّى نَسَكْتُ شَاتِى قَبْلَ الصَّلاَةِ ، وَعَرَفْتُ أَنَّ الْيَوْمَ يَوْمُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ ، وَأَحْبَبْتُ أَنْ تَكُونَ شَاتِى أَوَّلَ مَا يُذْبَحُ فِى بَيْتِى ، فَذَبَحْتُ شَاتِى وَتَغَدَّيْتُ قَبْلَ أَنْ آتِىَ الصَّلاَةَ…

Selanjutnya