Gubernur Banten Bicara Soal Pemecatan 17 ASN, Anti Korupsi Hingga Tunggu Bawaslu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberhentikan dengan tidak hormat alias pemecatan terhadap 17 aparatur sipil negara (ASN) setelah terbukti korupsi. Pemecatan itu merupakan rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk “membersihkan” Pemprov Banten dari para koruptor. Demikian dikatakan Gubernur Banten Wahidin Halim sesaat setelah menerima laporan dari Inspektur Provinsi Banten, Kusmayadi di kediamannya, Minggu (7/4/2019) seperti yang dilansir siaran pers dari Diskominfo Banten yang diterima MediaBanten.Com. Tindakan pemecatan terhadap 17 ASN di Pemprov Banten itu merupakan bukti tidak adanya toleransi terhadap para ASN yang telah dinyatakan bersalah korupsi. “Saya akan tegakkan dan…

Baca Selanjutnya

Kapolda Banten Kerahkan Seluruh Pejabat Utama Tinjau dan Cek Logistik Pemilu

Guna memastikan pemilu serentak berjalan lancar, Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir, menerjunkan seluruh Pejabat Utama Polda Banten untuk melakukan peninjauan dan pengecekan logistik pemilu di kecamatan. Selain itu juga memberikan arahan tekhnis secara langsung di setiap kecamatan wilayah kabupaten Kota, dalam rangka memastikan bahwa seluruh komponen dan elemen masyarakat, siap menggelar pengamanan Pemilu 2019 di Provinsi Banten, dengan Aman Tertib dan Kondusif. Karo Rencana Anggaran (Rena) Kombes Pol Tejo Wijanarko, mengatakan bahwa seluruh perwira menengah Polda, diterjunkan ke wilayah untuk mendampingi para kepala satuan wilayah, guna mensukseskan rencana pengamanan…

Baca Selanjutnya

Polda Banten Limpahkan Berkas Dua Tersangka Mafia Tanah Ke Kejati

Satuan Tugas (Satgas) Mafia Tanah Polda Banten melimpahkan berkas dan dua tersangka mafia tanah di Desa Telaga Sari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang seluas 5.411 meter persegi (M2) berinisial DHJ dan MLY ke Kejaksaan Tinggi Banten untuk dilakukan tindak lanjut dalam proses hukum. Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Banten Kombes Pol Novri Turangga mengatakan dua berkas tersangka mafia tanah atas nama DHJ selaku makelar tanah dan MLY, selaku Plt Desa Telaga Sari sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh jaksa penuntut umum. “Betul, Jum’at (5/4) kemarin, Satgas Mafia Tanah telah menyerahkan…

Baca Selanjutnya