APA ITU BERITA (Karya Jurnalistik VS Media Sosial)

Acapkali orang-orang tidak sadar, setiap hari dengan sengaja atau tidak sengaja mendengar, membaca atau menyaksikan sebuah berita berlangsung. Ya, berita yang dilansir di berbagai jenis media, termasuk media sosial.

Saat ditanya, apa itu berita, maka banyak yang kesulitan untuk menjabarkannya. Tetapi pemahaman tentang berita sesungguhnya sudah ada dalam benak mereka.

Saya mencoba memperjelas soal berita yang dipahami secara umum dengan berita yang digunakan dalam jurnalistik. Dengan kejelasan itu diharapkan, bisa juga membedakan antara berita yang dimuat pada media sosial dengan berita yang dilansir media yang memuat krya jurnalistik.

Perhatikan gambar dan percakapan 1 di bawah ini;

Foto: Istimewa
Orang 1 ; Saya dengar ada tabrakan di Pandeglang.

Orang 2 ; Tabrakan Apa? Tadi pagi saya dari daerah sana, tapi enggak dengar apa-apa.

Orang 1 ; Katanya mobil rombongan anak SMP masuk ke jurang di tanjangan Mandalawangi.

Orang 2 ; Innalilahi wa inna ilahi rojiun. Kapan itu? Apa ada yang meninggal.

Orang 1 ; Itu rombongan Pramuka yang berjambore.

Perhatikan Pecakapan 2 dan Gambar di Bawah Ini.

Foto: Istimewa
Pembeli ; Mang, beli bawang merah setengah kilo.

Penjual memasukan bawah merah ke timbangan, terus dikemas dalam kantong kresek, diserahkan pada pembeli. Pembeli mengeluarkan uang Rp10.000.

Penjual ; Harganya naik bu. Setengah kilo Rp19.000. Engga Dapet segitu.

Pembeli ; Duh naiknya gede amat. Kemarin, masih Rp10.000.

Penjual ; Iya bu. Dari pemasok bawangnya naik banyak.

Dari dua percakapan itu, maka terdapat dua berita yang terkandung di dalamnya.

Percakapan pertama berisikan berita terjadinya kecelakaan mobil rombongan Pramuka SMP di Mandalawangi.

Percakapan kedua memuat berita kenaikan harga bawah merah dari Rp10.000 per setengah kilogram menjadi Rp19.000.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia :

Berita adalah 1. cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat; kabar: semalam dia mendengar — bahwa kampungnya dilanda banjir. 2. laporan: ia bertugas membuat – harian. 3. pemberitahuan; pengumuman:

Kedua percakapan itu memenuhi unsur berita yang disyarakan secara umum. Dan kriteria berita secara umum ini biasanya yang tidak memiliki kaidah-kaidah yang disyaratkan.

Nah, berita yang dimuat pada media mainstream bisanya memenuhi kaidah-kaidah jurnalistik.

Unsur pembeda yang paling penting antara berita yang dimuat media sosial dengan mainstream adalah ada proses konfirmasi, validasi dan investigasi dalam meyakini fakta-fakta yang akan dilansir sebagai sebuah berita.

Sedangkan berita di media sosial tidak melalui proses konfirmasi, validasi dan investigasi.

Akibatnya, berita yang disiarkan sering dikatagorikan sebagai berita palsu alias HOAX, berita yang masih sumir, postingan yang berisi caci maki dan sebagainya.

DEFINISI BERITA (JURNALISTIK)

Berikut ini kutipan definisi berita dari para pakar komunikasi. Definisi ini lebih ditujukan pada karya jurnalistik.

Mitchael Stephens (A History of News):

Berita adalah informasi baru atau informasi mengenai sesuatu yang sedang terjadi, disajikan lewat bentuk cetak, siaran, Internet, atau dari mulut ke mulut kepada orang ketiga atau orang banyak.

Menurut id.wikipedia;

Berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar, menarik dan atau penting bagi sebagian besar khalayak, melalui media berkala seperti surat kabar, radio, televisi, atau media internet.

Mickhel V. Charniey:

“Berita adalah laporan tercepat dari suatu peristiwa atau kejadian yang faktual, penting, dan menarik bagi sebagian pembaca, serta menyangkut kepentingan mereka”.

Willard C. Bleyer:

Berita diartikan sebagai sesuatu yang terkini (baru) yang di pilih oleh jurnalis untuk dimuat dalam surat kabar sehingga menarik minat bagi pembaca.

M. Lyle Spencer, dalam buku News Writing:

Berita merupakan kenyataan atau ide yang benar dan dapat menarik perhatian sebagian besar pembaca.

William S. Maulsby dalam buku Getting in News:

Berita dapat didefinisikan sebagai suatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta-fakta yang mempunyai arti penting dan baru terjadi, yang menarik perhatian para pembaca surat kabar yang memuat berita tersebut.

Paul De Maeseneer ( Here’s the News)

Berita didefinisikan sebagai informasi baru tentang kejadian yang baru, penting, dan bermakna (signifikan), yang berpengaruh pada para pendengarnya serta relevan dan layak dinikmati oleh mereka. Definisi berita tersebut mengandung unsur-unsur yang : a. Baru dan penting, b. Bermakna dan berpengaruh, c. Menyangkut hidup orang banyak, d. Relevan dan menarik.

Nah, jelas perbedaan antara berita yang dimuat di media sosial dengan media yang melansir karya jurnalistik.

Kembali ke DAFTAR ISI


Apakah Artikel Ini Bermanfaat? Silakan Berikan DONASI ANDA. Klik Tombol Di Bawah Ini.
donate button