Tim BPCB Banten Temukan Anak Tangga Paseban Agung Keraton Surosowan

anak tangga paseban agung keraton surosowan

Tim Eksvakasi (penggalian) Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten kembali menemukan pondasi yang diduga merupakan undakan (anak tangga) di sebelah utara reruntuhan Keraton Surosowan. Struktur bangunan itu mengarah ke utara menuju Museum Banten dan sebagian lagi mengarah ke perbatasan Alun-alun Masjid Banten. Namun belum diketahui, apakah bangunan taman di depan Alun-alun dan Museum Banten harus dibongkar atau tidak untuk kepentingan mengungkapkan artefak bernilai sejarah Kerajaan Islam Banten atau sebelum Islam. Temuan ini menguatkan bukti atas dugaan temuan struktur bangunan merupakan “Paseban Agung” atau ruang untuk tamu raja, sekaligus menegaskan bahwa…

Baca Selanjutnya

Kasepuhan Lebak Larang Gelar Seren Tahun Berburu Tupai

berburu tupai

Kesepuhan Lebak Larang menggelar seren taun 2019 di Desa Ciladu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Sabtu, (7/9/2019). Dalam rangkaian acara tersebut ada yang unik. Sebab, para pemburu dari berbagai daerah dari Lebak, Jakarta, Bogor hingga Bekasi ikut berpartisipasi mendaftarkan diri untuk membantu petani di lingkungan Kesepuhan Lebak Larang dalam membasmi hama tupai. Kesepuhan Adat Lebak Larang yang diketuai Abah Ata memang baru pertama kali menggelar rangkaian acara memburu hama hewan tupai guna mempertahankan hasil petani dari ancaman hama di area hutan Kampung Lebak Larang. Rendi, Ketua Panitia acara memburu hama petani…

Baca Selanjutnya

Keluarga Ghozali Aziz Wakafkan Tanah Untuk Museum Bantam, Gubernur dan Wagub Tidak Respon

museum bantam

Keluarga Besar Ghozali Aziz berencana mewakafkan tanah seluas 4 hektar yang akan digunakan sebagian untuk Museum Bantam yang desainnya berbentuk replika kapal VOC yang dikendarai Cornelis De Houtman. Kapal itu mendarat di Banten pada tanggal 27 Juni 1596. Sebagian lagi dari tanah wakaf itu bisa digunakan untuk dermaga kapal wisata yang berkapasitas penumpang 150 orang. Kapal wisata itu merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang dihibahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. “Saya mewakili keluar besar sudah menyampaikan niatan untuk mewakafkan tanah yang berada dekat Pantai Gope, Karanghantu. Ini sebagai wujud keperdulian…

Baca Selanjutnya

Firdaus: Kritik Soal Banten Lama Agar Nilai Sejarah Tidak Terhapus

Firdaus Ghozali, anggota DPRD Kota Serang dan Muqodas Syuhada, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (AIA) Banten menyatakan, bukan tidak setuju terhadap revitalisasi yang istilahnya diganti dengan penataan Kawasan Keraton Kesultanan Banten. Kritik dari keduanya hanya bertujuan agar revitalisasi itu sesuai dengan koridor hukum dan tidak menghilangkan nilai-nilai sejarah. “Kami berasal dari sekitar daerah Banten Lama. Sebagian besar lahan-lahan keluarga besar saya ada di zona inti dan sekitarnya. Luasnya bisa mencapai puluhan hektar. Dari sisi ini keluarga kami tentu concern terhadap perkembangan dan kondisi di Banten Lama. Khusus saya, banyak terlibat sejak…

Baca Selanjutnya

Lagi, BPCB Gali Artefak di Kawasan Revitalisasi Banten Lama

artefak banten lama

Balai Pelestarian dan Cagar Budaya (BPCB) Banten tengah melakukan penggalian di sebelah utara Keraton Surosowan, Kawasan Kesultanan Banten. Penggalian yang berlokasi di pusat kegiatan revilitalisasi Banten Lama oleh Pemprov Banten itu untuk membuktikan dugaan adanya ruangan-ruangan di Keraton Surosowan. Keterangan yang dihimpun MediaBanten.Com hingga Selasa (23/7/2019) menyebutkan, di lokasi penggalian ditemukan pecahan gerabah, pecahan keramik yang diduga berasal Dinasti Ching, Dinasti Ming, Keramik dari Belanda dan daerah lainnya. Selain keramik, juga ditemukan benda purbakala lainnya dan sebuah struktur bangunan yang khas Kerajaan Banten, yaitu bata merah dan karang. Juliardi, Kasie…

Baca Selanjutnya

Perbantahan Memuncak, MA Hapus Sultan Banten Ke-18 Sebagai Pewaris Tahta

perbantahan kesultanan banten

Perbantahan status Sultan Banten terus “bergejolak” setelah Mahkamah Agung (MA) menerbitkan keputusan No.107/K/Ah/2019 yang menghapus Ratu Bambang Wisanggeni sebagai Sultan Banten Ke-18 atau dengan frasa “sebagai pewaris tahta sultan terakhir”. “Harus diingat, Kesultanan Banten itu sudah tidak ada sejak Belanda menghancurkan kerajaan ini pada tahun 1808, dan wilayanya dimasukan ke dalam bagian negara kolonial. Ketika Indonesia merdeka, maka wilayah itu masuk ke wilayah kekuasaan Indonesia. Jadi tidak ada lagi Sultan atau Raja Banten,” kata Tb Amri Whardana, Ketua Badan Advokasi Kesultanan Banten yang dihubungi MediaBanten.Com, belum lama ini. Sedangkan Andi…

Baca Selanjutnya

Firdaus: Pengelolaan Kawasan Banten Lama Tidak Jelas

Anggota Komisi III DPRD Kota Serang, Firdaus Gozali menilai, ketidakjelasan pengelolaan Kawasan Banten Lama menyebabkan tumpang tindihnya kewenangan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Terbukti, kasus pungutan liar (Pungli) parkir yang kini ditangani Kepolsian Resor (Polres) Serang Kota merupakan bentuk ketidakjelasan tersebut. “Seharusnya, Kawasan Banten Lama dikelola sebuah badan atau lembaga pengelola yang sesuai dengan Undang-undang No.11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Dengan badan ini, seluruh urusan kawasan dalam satu tangan, tak ada tumpang tindih karena masing-masing pemerintah daerah merasa berwenang mengurusi hal tersebut,” kata Firdaus…

Baca Selanjutnya

Pemprov dan Pemkot Serang Diminta Selesaikan Soal Tanah dan Kewenangan Pengelolaan Kawasan Banten Lama

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang diminta untuk menyelesaikan persoalan kepemilikan tanah dan kewenangan pengelolaan Kawasan Banten Lama di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Jika tidak segera diselesaikan, diyakini Kawasan Banten Lama akan kembali kumuh, semrawut dan terkesan “liar”. “Alhamdulillah, saya dengar ada Tim Purbakala Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang tengah melakukan kajian untuk mengetahui batas terluar Kawasan Banten Lama sebagai kawasan cagar budaya. Informasinya, Banten Lama akan ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya nasional. Ini berarti salah satu masalah utama, yaitu status kawasan ini akan…

Baca Selanjutnya

Waduh, Kawasan Banten Lama Belum Punya Status Cagar Budaya

Kawasan Banten Lama yang merupakan peninggalan Kerajaan Banten ternyata belum memiliki status sebagai kawasan atau situs cagar budaya. Dalam website sistem registrasi nasional cagar budaya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dari 126 kawasan yang teregister, tidak ditemukan Kawasan Cagar Budaya Banten Lama. MediaBanten.Com, Kamis (29/6/2019) yang menelusuri apakah Banten Lama sudah terdaftar sebagai cagar budaya di website sistem registrasi nasional itu, hanya menemukan Mahkota Sultan Banten dengan nomor register nasional RNCB.20181025.01.001527 dengan SK Menteri No170/M/2018. Pemilik mahkota itu negara dan berada di Museum Nasional Indonesia di Jakarta Pusat. Sumber di…

Baca Selanjutnya

Festival Islamic Tunes Batubara Diperpanjang Hingga 18 Juli 2019

Selain rutin melahirkan karya secara terjadwal, pegiat nasyid baiknya juga rajin mengikuti berbagai festival, karena akan berimbas pada popularitas, dan makin diliriknya karya lagu yang dilahirkan, secara tidak langsung akan terbina kedekatan emosional dengan masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, guna menjaring peserta semakin ramai, waktu pendaftaran untuk mengikuti ajang lomba nasyid antar grup ‘Festival Islamic Tunes Batubara’ diperpanjang hingga tanggal 18 Juli 2019. Technical Meeting festival ini akan dilakukan pada tanggal 19 Juli 2019. Untuk audisi pada tanggal 20 Juli 2019, dan finalnya akan digelar pada tanggal 21 Juli 2019.…

Baca Selanjutnya

Andika: Perlu Diterbitkan Perda Soal Pelestarian Pencak Silat Banten

Ketua Umum DPP PPPSBBI (Persatuan Pendekar Persilatan dan Seni Budaya Banten Indonesia) Andika Hazrumy memandang perlu diterbitkan peraturan daerah (Perda) tentang pelestarian pencak silat di Banten. Perda ini nantinya menunjuk Silat Banten bukan hanya sebagai bela diri dan olahraga, tetapi merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan. “Meneguhkan Silat Banten sebagai warisan budaya Banten. Budaya harus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan dengan baik sehingga terhindar dari kepunahan serta tidak termakan perkembangan global,” kata Andika yang juga Wakil Gubernur Banten, dalam sambutannya pada acara buka puasa bersama PPPSBBI di Mesjid Baitussolihin Cipocok Jaya,…

Baca Selanjutnya