IAI Banten: Hentikan Bangun Gapura KPW, Khawatir Hancurkan BCB Kota Kesultanan

peta kuno kota kesultanan banten

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Banten, Muqodas Syuhada meminta agar pelaksanaan proyek pembangunan gapura di Kawasan Penunjang Wisata (KPW) Kesultanan Banten di Kota Serang agar dihentikan. Sebab di KPW terdapat temuan yang diduga benda cagar budaya (BCB) yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari kota zaman Kesultanan Banten. “Temuan yang diduga BCB itu bisa jadi merupakan bagian kanal atau bagian dari permukiman kota. Memang ini harus dipastikan oleh para arkeolog dari BPCB,” kata Muqodas Syuhada, Ketua IAI Banten dan Firdaus Ghozali, mantan anggota DPRD Kota Serang kepada MediaBanten.Com, Senin (14/10/2019). Muqodas…

Baca Selanjutnya

Pokdarwis Yusuf Akan Gelar Seni Karuhun di Kawasan Kesultanan Banten

pokdarwis maulana hasanudin

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Maulana Yusuf berencana menggelar seni budaya Karuhun Banten pada saat Kawasan Kesultanan Banten ramai dikunjungi para penziarah dari berbagai daerah. Keramaian kunjungan itu berkisar tiga hari, yaitu hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Setidaknya, Pokdarwis Maulana Yusuf akan menampilkan rudat, manakiban atau baca syeh, ketimpring (qosidah) dan pencak silat. Rencananya, jika ini berhasil, maka mereka akan menampilkan seni budaya yang lainnya. “Ini untuk menghidupkan budaya di Kerajaan Banten, meski kami belum tahu persis sebenarnya seni dan budaya kerajaan itu seperti apa. Setidaknya, kampung kami (Sukadiri-red) menjadi kampung…

Baca Selanjutnya

Firdaus: Eksvakasi Banten Lama Temukan Pondasi Menuju Alun-alun dan Museum

Tim Eksvakasi (penggalian) dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten menemukan arah pondasi bagian istana yang mengarah ke utara yang menuju Museum Banten dan ke arah barat menuju marmer taman di depan Alun-alun Masjid Banten Lama yang ada Payung Madinah. “Jika eksvakasi ini terus berjalan, saya yakin ini bakal membongkar marmer taman di depan Alun-alun Masjid Banten Lama yang ada payung Madinah yang dibangun Pemprov Banten dalam rangka merevitalisasi Banten Lama. Sedangkan ke arah utara, ini akan membongkar daerah di sekitar Museum Banten,” kata Firdaus Ghozali, mantan anggota DPRD Kota…

Baca Selanjutnya

Mulai Dicek, Calon Home Stay di Kawasan Kesultanan Banten Lama

cek home stay kesultanan banten lama

Sebuah tim dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan pengumpulan data dan cek rumah yang rencananya akan dijadikan home stay atau guest house di Kawasan Kesultanan Banten, Kota Serang. Tim itu terdiri dari Bidang Destinasi Dinas Pariwisata (Dispar), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP). Tim itu mencek kondisi 28 rumah yang diusulkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Maulana Yusuf. Sekretaris Pokdarwis Maulana Hasanudin, Ahmad Syafei membenarkian kedatangan tim ke Kampung Sukadiri, Kelurahan Kesunyatan yang berdampingan dengan Kawasan Kesultanan Banten di sebelah selatan. “Iya Pak. Mereka…

Baca Selanjutnya

Pokdarwis Maulana Yusuf Serahkan Daftar 28 Rumah Dijadikan Home Stay

pokdarwis maulana yusuf

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Maulana Yusuf menyerahkan daftar 28 rumah yang berminat untuk dijadikan home stay atau guest house di Kawasan Kesultanan Banten, Kota Serang. Daftar nama pemilik rumah dan nama kontaknya itu diserahkan ke Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Banten. “Kami menyerahkan berkas itu ke Pak Heri (salah satu kasi). Dari jumlah 28 rumah itu, jumlah kamar yang bisa digunakan untuk home stay sekitar 44 kamar,” kata Ahmad Syafei atau dipanggil Haji Aceng, Sekretaris Pokdarwis Maulana Yusuf yang dihubungi MediaBanten.Com, Kamis (22/8/2019). Daftar rumah yang berminat dijadikan home stay itu…

Baca Selanjutnya

Tak Ingin Jadi Penonton, Pokdarwis Kesunyatan Akan Siapkan Home Stay Kawasan Banten Lama

Pokdarwis Kesunyatan

Kelompk Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Kesunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang tengah bersiap-siap untuk membangun home stay atau guest house untuk menguatkan Kawasan Kesultanan Banten menjadi obyek wisata reliji. “Kami warga di sekitar kawasan kesultanan itu tidak ingin hanya jadi penonton. Salah satu yang kami bisa lakukan adalah menyiapkan homte stay, yaitu sebagian rumah-rumah warga yang berada di sekitar kawasan akan diubah menjadi home stay atau guest house,” kata Amarasan, Ketua Pokdarwis Kesunyatan dan Sekretarisnya, Ahmad Syafei kepada MediaBanten.Com, Minggu (18/8/2019). Ahmad Syafei, Sekretaris Pokdarwis Kesunyatan mengatakan, layanan home stay atau…

Baca Selanjutnya

Keluarga Ghozali Aziz Wakafkan Tanah Untuk Museum Bantam, Gubernur dan Wagub Tidak Respon

museum bantam

Keluarga Besar Ghozali Aziz berencana mewakafkan tanah seluas 4 hektar yang akan digunakan sebagian untuk Museum Bantam yang desainnya berbentuk replika kapal VOC yang dikendarai Cornelis De Houtman. Kapal itu mendarat di Banten pada tanggal 27 Juni 1596. Sebagian lagi dari tanah wakaf itu bisa digunakan untuk dermaga kapal wisata yang berkapasitas penumpang 150 orang. Kapal wisata itu merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang dihibahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. “Saya mewakili keluar besar sudah menyampaikan niatan untuk mewakafkan tanah yang berada dekat Pantai Gope, Karanghantu. Ini sebagai wujud keperdulian…

Baca Selanjutnya

Lagi, BPCB Gali Artefak di Kawasan Revitalisasi Banten Lama

artefak banten lama

Balai Pelestarian dan Cagar Budaya (BPCB) Banten tengah melakukan penggalian di sebelah utara Keraton Surosowan, Kawasan Kesultanan Banten. Penggalian yang berlokasi di pusat kegiatan revilitalisasi Banten Lama oleh Pemprov Banten itu untuk membuktikan dugaan adanya ruangan-ruangan di Keraton Surosowan. Keterangan yang dihimpun MediaBanten.Com hingga Selasa (23/7/2019) menyebutkan, di lokasi penggalian ditemukan pecahan gerabah, pecahan keramik yang diduga berasal Dinasti Ching, Dinasti Ming, Keramik dari Belanda dan daerah lainnya. Selain keramik, juga ditemukan benda purbakala lainnya dan sebuah struktur bangunan yang khas Kerajaan Banten, yaitu bata merah dan karang. Juliardi, Kasie…

Baca Selanjutnya

Wagub Minta Bank Indonesia Aktif Kembangkan Pariwisata di Banten

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta Bank Indonesia Perwakilan Banten berperan aktif mengembangkan sektor pariwisata. Sebab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kini fokus mengembangkan wisata ziaran dan sejarah Kawasan Banten Lama yang kini diberi nama Kawasan Keraton Kesultanan Banten. “Ya kalau bicara perekonomian sekarang ini kan memang tren nya pariwisata. Dan kita Banten sekarang sedang melakukan penataan kawasan Keraton Kesultanan Banten. BI Banten kami minta hadir membantu di sana,” kata wagub usai menerima Kepala Kantor BI Perwakilan Banten yang baru, Erwin Soeriadimadja, di kantornya, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Curug, Kota…

Baca Selanjutnya

Firdaus: Pengelolaan Kawasan Banten Lama Tidak Jelas

Anggota Komisi III DPRD Kota Serang, Firdaus Gozali menilai, ketidakjelasan pengelolaan Kawasan Banten Lama menyebabkan tumpang tindihnya kewenangan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Terbukti, kasus pungutan liar (Pungli) parkir yang kini ditangani Kepolsian Resor (Polres) Serang Kota merupakan bentuk ketidakjelasan tersebut. “Seharusnya, Kawasan Banten Lama dikelola sebuah badan atau lembaga pengelola yang sesuai dengan Undang-undang No.11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Dengan badan ini, seluruh urusan kawasan dalam satu tangan, tak ada tumpang tindih karena masing-masing pemerintah daerah merasa berwenang mengurusi hal tersebut,” kata Firdaus…

Baca Selanjutnya

Gunung Luhur, Samudera Di Atas Awan Dari Lebak

Negeri Samudera di Atas Awan Gunung Luhur

Gunung Luhur boleh disebut samudera di atas awan atau istilah lain negeri di atas awan. Gunung itu terletak di Kampung Ciusul, Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Jaraknya dari Rangkasbitung, Ibukokta Kabupaten Lebak sekitar 78 kilometer atau setara 2,5 jam perjalanan menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi. Pemandangan seolah negeri atau samudera di atas sesungguhnya dicari para pendaki gunung. Di Indonesia, banyak gunung-gunung yang mempunyai pemandangan diatas awan yang sangat menakjubkan hingga dijuluki negeri diatas awan. Untuk sampai ke puncaknyapun pengunjung tidak perlu repot-repot mendaki, karena akses jalannya sudah memungkinkan…

Baca Selanjutnya