Tidak Punya Uang, Nekad Tawarkan Ginjal Rp13,5 Juta Bayar Biaya Persalinan di RS Fatimah Serang

jual ginjal biaya persalinan RS Fatimah

Herianto, pria kelahiran Lombok tahunn 1987 menawarkan ginjalnya untuk melunasi biaya adminstrasi bersalin istrinya sebesar Rp13,5 juta di Rumah Sakit Fatimah, Kota Serang. Penawaran itu diupload di akun dengan nama Yusuf Kujang di Facebook. “YG BUTUH GINJAL. NI WA SAYA 08521XXXXXX. Saya orang baru d serang nie dan gak puya bpjs .. karna biaya untuk nebus gak ada apapun akan saya lakukan demi anak istri …” demikian ditulis Herianto yang sehari-hari berprofesi sebagai sol sepatu. Pria yang diketahui bekerja sehari-hari sebagai tukang sol keliling ini. Sempat membuat geger warganet di…

Baca Selanjutnya

IAI Banten: Hentikan Bangun Gapura KPW, Khawatir Hancurkan BCB Kota Kesultanan

peta kuno kota kesultanan banten

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Banten, Muqodas Syuhada meminta agar pelaksanaan proyek pembangunan gapura di Kawasan Penunjang Wisata (KPW) Kesultanan Banten di Kota Serang agar dihentikan. Sebab di KPW terdapat temuan yang diduga benda cagar budaya (BCB) yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari kota zaman Kesultanan Banten. “Temuan yang diduga BCB itu bisa jadi merupakan bagian kanal atau bagian dari permukiman kota. Memang ini harus dipastikan oleh para arkeolog dari BPCB,” kata Muqodas Syuhada, Ketua IAI Banten dan Firdaus Ghozali, mantan anggota DPRD Kota Serang kepada MediaBanten.Com, Senin (14/10/2019). Muqodas…

Baca Selanjutnya

Pilkada Serentak: Pertarungan Sengit Antara Dinasti di Banten

pilkada serentak tahun 2020 di Banten

Setiap kali momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Banten, selalu muncul kekuatan dinasti yang merupakan kata lain dari oligarki politik. Dinasti ini selalu “memenangkan pertarungan” dalam berbagai gelaran Pilkada di Banten. Dinasti utama atau terbesar adalah Trah Rawu yang diinisiasi Chasan Shochib (almarhum), kemudian muncul dinasti lainnya seperti Trah Jayabaya dari Kabupaten Lebak, Trah Aat Syafaat (Almarhum) di Cilegon, Trah Dimyati Natakusumah di Kabupaten Pandeglang dan Trah Ismet Iskandar di Kabupaten Tangerang. Peneliti Politik dari UsPolitica, Uday Suhada kepada MediaBanten.Com, Minggu (13/10/2019) mengatakan, para oligarki politik di Banten itu memiliki…

Baca Selanjutnya

Banten Gagal Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-34

banten gagal jadi tuan rumah muktamar nu

Sekretaris PWNU Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten Amas Tadjuddin mengatakan, Provinsi Banten gagal jadi tuan rumah Muhtamar Nahdatul Ulama (NU) ke-34 pada Agustus atau September 2020. Amas mengatakan, terdapat dua faktor Provinsi Banten gagal menjadi tuan rumah. Faktor pertama yakni tidak ada pondok pesantren (Ponpes) yang mampu menampung ruang tidur untuk 5.000 orang peserta Muhtamar selama lima hari. “Pada pembukaan, tidak ada tempat (pondok pesantren) yang dapat menampung peserta diatas 15 ribu diposisi satu tempat,” katanya kepada awak media, Sabtu (5/10/2019). Lanjut dia seperti di Ponpes Al-Nawawi memang…

Baca Selanjutnya

Ribuan Mahasiswa dan Pelajar Kembali Berdemo di Serang, Tolak RUU Bermasalah dan UU KPK

demo mahasiswa dan pelajar di serang

Ribuan mahasiswa dan pelajar di Banten memadati jalan, menyuarakan tolak RKUHP, UU KPK, RUU Pertanahan, RUU Minerba, dan RUU PKS. Pada saat aksi mereka bergerak dari Kampus UIN SMH Banten menuju simpang empat Alun-alun Kota Serang, dan kembali ke tempat awal aksi, Jumat (27/9/2019). Dalam aksinya massa aksi dengan tegas tetap menolak dan meminta dibatalkan rancangan dan undang-undang yang menurutnya tidak pro terhadap rakyat dan anti demokrasi. Ada pemandangan yang berbeda memang dari aksi yang sebelumnya, karena para pelajar di Banten pun ikut mewarnai aksi unjuk rasa. Terpantau dilokasi beragam…

Baca Selanjutnya

Pemkot dan DPRD Kota Serang Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

walikota serang tolak iuran bpjs kesehatan

Pemerintah Kota (Pemkot) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang sepakat menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Penolakan itu disebabkan keterbatasan anggaran. Kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu menyebabkan anggaran yang sudah dialokasikan untuk iuran menjadi tinggal 50 persen dari target. Walikota Serang Syafrudin mengatakan, saat ini anggaran yang dialokasikan pihaknya sebesar Rp11,5 miliar untuk 42.000 penerima bantun iuran (PBI). Sehingga ketika kenaikan iuran diberlakukan, hanya akan cukup untuk membiayai separoh penerima manfaat. “Sebab saat ini saja sudah menjadi beban pemerintah daerah. Jadi kalau pemerintah pusat menaikan iuran BPJS kami belum…

Baca Selanjutnya

Alipp: Kejati Banten Diminta Laksanakan Putusan Soal 3 Tersangka Baru Kasus Genset RSUD Rp2,2 Miliar

Uday Suhada Mengadu Ke Bareskrim

Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (Alipp) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk melaksanakan amar putusan Pengadilan Negeri Tipikor (PNT) Serang dalam kasus pengadaan genset Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten sebesar Rp2,2 miliar. Dalam putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Tipikor, Epyanto dan Hakim Anggota Hosyana Sidabalok serta Novalinda pada tanggal 3 Mei 2019, selain menjatuhkan vonis kepada 3 terdakwa, juga menyebutkan tiga nama yang harus diminta pertanggujawabannya atas pengadaan genset tersebut. Ketiga nama itu adalah saksi SM (Koordinator PPTK di RSUD Banten), AA (Ketua Tim Survey) dan HA (PPTK…

Baca Selanjutnya

Perkampungan Baduy Kembali Terbakar, 35 Rumah Hangus

perkampungan baduy luar terbakar

Peristiwa kebakaran rumah-rumah di Perkampung Suku Baduy kembali terulang. Kali ini kebakaran diperkirakan menghanguskan 35 rumah dari lebih 40 rumah di Perkampungan Suku Baduy Luar, Kampung Kadugede, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Kamis (12/9/2019), sekitar pukul 13.30 WIB. “Iya itu rumah mertua saya, rumah saya juga. Saya belum punya rumah, masih ikut mertua,” kata Tiwin, warga Suku Baduy Luar, saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Kamis (12/09/2019). Tiwin merupakan orang tua dari Mulyono, pemuda Suku Baduy Luar yang giat mengajarkan baca dan berhitung bagi anak-anak Suku Baduy. Beruntung rumah Mulyono tidak terbakar,…

Baca Selanjutnya

Jalan Dibangun PNPM MPd Beralih Fungsi Jadi Jalan Truk Tronton Pasir Kuarsa

Setiap hari, deru puluhan truk tronton pengangkut pasir menyesak jalan desa yang dibangun dana masyarakat dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM MPd) di Kampung Sempur Bandung, Desa Cihara, Kabupaten Lebak. Puluhan truk tronton itu berasal dari penggalian pasir kuarsa milik PT Viva Mas. Jalan desa yang dibangun dengan uang PNPM MPd yang semula bertujuan untuk kepentingan warga desa pun berubah fungsi menjadi untuk kepentingan penambang pasir kuarsa. Semakin lama, warga berusaha menghindar jalan tersebut karena kerusakan parah dan seringnya kecelakaan yang dialami.

Baca Selanjutnya

Fasilitas Sekda Banten: Sewa Rp290 Juta, Makanan Rp26,3 Juta dan Cuci Rp66 Juta

Al Muktabar, Sekda Banten

Inilah uang rakyat (APBD) Banten yang dialokasikan untuk fasilitas atau keperluan Sekretaris Daerah (Sekda) Banten yang kini dijabat oleh Al Muktabar. Nilainya dari puluhan juta rupiah hingga ratusan juta rupiah. Fasiltas Sekda Banten yang bernilai ratusan juta rupiah adalah sewa rumah dinas Rp290 juta di Jalan Yusuf Martadilaga (Yumaga), Kota Serang. Sewa itu berperiode 1 tahun. Ironisnya, rumah dinas yang dibangun Pemprov Banten di Jalan Brigjen KH Samun di Alun-alun Kota Serang, justru menganggur. Rumah dinas yang dibangun dengan biaya Rp16 miliar lebih itu semula diperuntukan Rumah Dinas Gubernur Banten.…

Baca Selanjutnya

Debu Semen Merah Putih Ancam Kesehatan Warga Bayah

debu semen merah putih

Debu yang diduga berasal dari pabrik semen merah putih milik PT Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, akhhir-akhir ini menyelimuti wilayah tersebut. Akibatnya, warga mengeluh, di antaranya sudah menderita gangguan ISPA (infeksi saluran pernapasan atas). Kondisi ini mendorong sekelompok warga Bayah yang tergabung dalam Jaringan Masysarakat Peduli Bayah (JMPB) melancarkan protes, di antaranya dengan cara membentangkan spanduk besar bertuliskan “Merusak Alam = Membunuh Manusia” di dekat pabrik semen Merah Putih tersebut. Aksi ini dilakukan setelah dalam waktu 4 hari terakhir, warga disesaki abu klinker. Abu ini berasal dari pembuatan…

Baca Selanjutnya