Muhammadiyah Berusaha Bebaskan Umat Dari Mitos

Ajaran Islam meyakini bahwa selama pikiran manusia terkungkung mitos, selama itu pula derajat keadaban manusia turun dari keutamaan yang semestinya. Dalam pengajian Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Sabtu (23/1) ustaz Muhammad Damami Zein menceritakan kejelian Kiai Ahmad Dahlan saat mendirikan Muhammadiyah. Menurut Damami, selama pikiran suatu umat dibelenggu mitos, maka umat itu akan sulit meraih kemajuan dan kemuliaan. Karenanya pendidikan adalah perhatian yang dilakukan Kiai Dahlan pada masa awal beliau berdakwah. Kiai Ahmad Dahlan menurut Damami mencontoh tindakan paling awal Nabi Muhammad saat berdakwah di Mekkah yaitu usaha untuk membebaskan manusia…

Baca Selanjutnya

Kakek 58 Tahun dan Mahasiswi Cantik Ditangkap di Hotel di Tangsel

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengamankan kakek 58 tahun berinisial SA dan mahasiswi berparas cantik di Citi Smart Hotel, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel. Mereka diamankan lantaran kepergok tengah mesum di hotel tersebut. Kepala Seksi (aksie) Penyelidikan dan Penyidikan pada Satpol PP Kota Tangsel, Muksin Al Fachri menjelaskan, razia ini berawal dari laporan warga yang mengeluhkan terkait Citi smart Hotel yang kerap dijadikan mesum oleh pasangan bukan suami-istri. Setelah mendapatkan laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyisiran di hotel tersebut dan memergoki kakek berusia 60 tahun tengah…

Baca Selanjutnya

Belajar Kesungguhan Hidup Dari Kisah Nabi Ismail dan Ibunya, Hajar

Kisah Hajar dan Nabi Ismail memberi pelajaran kepada kita. Hajar selalu berpikir positif, bahwa Allah pasti akan membantunya. Ia pasrah, namun tetap semangat berusaha sekuat tenaga, dan Tuhan pun memberi hadiah dan karunia, yang besarnya (kadangkala) tidak mesti sebanding dengan usaha (kecil) yang kita lakukan. Oleh: Bahrus Surur-Iyunk *) Meski atas perintah Allah dengan dasar keyakinan dan kepasrahan yang kuat, namun Hajar juga seorang manusia biasa. Saat bekal makanan dan air sudah habis, sementara lembah itu tidak menyediakan apapun yang bisa dimakan dan diminum, Hajar pun kebingungan. Awalnya, ia berlari…

Baca Selanjutnya

Tidak Beriman, Muslim Yang Membiarkan Tetangganya Kelaparan

nasi tempe

Sebagai seorang pemimpin agama, Rasulullah juga dikenal sebagai sosok pemimpin negara yang berjiwa sosial tinggi. Beliau tak menganggap orang yang acuh pada tetangganya yang kelaparan sebagai orang yang beriman kepadanya. Sikap sosial Rasulullah SAW datang dari diri sendiri dan bimbingan langsung Allah SWT. Sehingga tak heran jika siapapun orang yang berada di dekat Rasulullah pasti mendapatkan keberkahan, baik secara rohani dan materi. Dalam buku Harta Nabi karya Abdul Fattah As-Samman dijelaskan, Rasulullah memberikan kelimpahan anugerah kepada para sahabat beliau. Di mana para sahabat dapat hidup berkecukupan karena keberkahan yang tercurah…

Baca Selanjutnya

Menangis, Ingat Rasulullah Yang Tak Pernah Kenyang Makan

rasulullah tak pernah kenyang makan selama hidupnya

Oleh: Iwan Kelana ”Aku selalu menangis jika makan dengan cukup kenyang,” kata Aisyah, istri Rasulullah Muhammad saw. Seorang sahabat bertanya, ”Mengapa?” Dijawabnya, ”Aku ingat Rasulullah yang selama hidupnya tidak pernah makan dengan puas, baik roti maupun daging berturut-turut selama dua hari.” Sepeninggal Rasulullah, para sahabat seringkali menangis kalau menghadapi hidangan makanan yang lezat. Mereka terkenang Rasulullah yang kerap kali menahan lapar, dan makan sekadarnya saja. Riwayat di atas mengungkapkan dengan jelas betapa sederhana hidup Rasulullah Muhammad saw. Sungguh bertolak belakang dengan jabatan dan gelar yang disandangnya. Dia adalah Nabi dan…

Baca Selanjutnya

Kisah Seputar Malaikat Harut dan Marut di Negeri Babil

Kisah Harut dan Marut sempat diceritakan dalam Alquran, tepatnya surah al- Baqarah ayat 102. “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka me ngatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil, yakni Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: ‘Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir.’ Maka…

Baca Selanjutnya

Keberkahan Memuliakan Ibu

Di sudut Ka’bah, tampak seorang laki-laki tengah menggendong ibunya dan bertawaf bersama. Sang anak lalu bersandung puisi, “Saya akan menggendongnya tiada henti, ketika penumpang beranjak, saya tidak akan pergi. Ibuku mengandung dan menyusuiku lebih dari itu, Allah Tuhanku yang Mulia dan Mahabesar.” Ia melihat Abdullah bin Umar dan bertanya, apakah segala yang telah ia lakukan tersebut cukup membalas pengorbanan ibunya? “Tidak sedikit pun,” jawab Ibn Umar. Kasih sayang ibu tak terhingga. Kebaikan yang telah ia curahkan kepada anak-anaknya tak akan pernah terhitung. Cinta kasih ibu laksana mentari menyinari dunia. Terus…

Baca Selanjutnya

Memahami Jin Melalui Kitab Syekh Badruddin bin Abdullah

Perbincangan soal jin dan dunia mereka, seakan tak pernah ada habisnya. Penuh misteri. Ada banyak hal yang belum terungkap dan masih menyisakan tanda tanya besar. Berbagai upaya di level akademik atau observasi langsung dilakukan demi menjawab segudang pertanyaan tentang bangsa jin dan hakikat mereka. Syekh Badruddin bin Abdullah as-Syibly dalam kitabnya berjudul ‘Ajaib wa Gharaib al-Jin, mengungkapkan fakta-fakta terkait bangsa Jin. Berikut ini tiga di antara fakta yang dibeberkan Syekh Badruddin: 1. Kapankah jin diciptakan? Syekh Badruddin mengutip pendapat tokoh salaf. Di antaranya Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia mengatakan…

Baca Selanjutnya

Menghadapi Ujian Hidup Menurut Syah Aidh Al Qorni

Menurut Syekh ‘Aidh al-Qarni dalam karya monumentalnya La Tahzan, tidaklah sekali-kali Allah mengambil sesuatu dari hamba-Nya. Bahkan, sebenarnya Allah akan menggantinya bagi si hamba dengan yang lebih baik jika bersabar dan berharap pahala dari-Nya. Allah SWT berfirman dalam sebuah hadis Qudsi, Barang siapa yang Kuambil kedua anggota tubuh kesayangannya, (yakni kedua matanya), lalu dia bersabar, niscaya Aku masukkan dia ke dalam surga sebagai ganti keduanya. Barang siapa yang Aku cabut nyawa buah hati-Nya dari kalangan penduduk dunia, kemudian dia berharap pahala (dari-Ku), niscaya Aku berikan surga kepadanya sebagai ganti-Nya. Jadi,…

Baca Selanjutnya

Kemuliaan Orang Yang Meminta dan Memberi Maaf

Tidak mudah seseorang meminta maaf secara murni. Karena permintaan maaf berarti mengaku kesalahan-kesahan yang pernah dilakukan. Juga tidak mudah untuk memberikan maaf bagi seseorang. Bayangan ingatan tentang perilaku jahat orang yang meminta maaf itu sering terlintas dalam benak atau pikiran. Rasululloh SAW merupakan contoh terbaik dalam hal memaafkan. Sebagai contoh, ketika atas izin Alloh SWT beliau akhirnya menguasai Makkah. Bertahun-tahun sebelumnya, beliau dan para pengikutnya mengalami persekusi dan bahkan siksaan mengerikan hanya karena mempertahankan akidah tauhid. Puncaknya, mereka mesti hijrah ke Yastrib (lalu menjadi Madinah al-Munawarah). Kira-kira 10 tahun lamanya…

Baca Selanjutnya

Surat Al Kahfi dan An-Nadhar, Sang Pembenci Islam

Nadhar Ibnul Hartis, tokoh kaya kaum Quraisy yang sangat keras menindas pengikut Nabi Muhammad SAW. Nadhal yang merupakan salah satu pemegang kekuasaan di Makkah tewas dalam Perang Badar, namun perilakunya diabadikan dalam Al Quran. Nadhar belajar kepada juru dongeng kepada Rustam dan Isfandiar, juru dongen di Kerajaan Persia. Sepulang dari Persia, dia merasa terancam dengan kehadiran Rasulullah. Di Makkah, dia melihat Rasulullah membacakan ayat-ayat Alquran yang menarik hati sebagian warga. Jika Rasulullah berdakwah di suatu majelis menceritakan berita tentang orangter dahulu, an-Nadhar akan berkata, “Demi Allah, siapakah juru kisah yang…

Baca Selanjutnya