Menangis, Ingat Rasulullah Yang Tak Pernah Kenyang Makan

rasulullah tak pernah kenyang makan selama hidupnya

Oleh: Iwan Kelana ”Aku selalu menangis jika makan dengan cukup kenyang,” kata Aisyah, istri Rasulullah Muhammad saw. Seorang sahabat bertanya, ”Mengapa?” Dijawabnya, ”Aku ingat Rasulullah yang selama hidupnya tidak pernah makan dengan puas, baik roti maupun daging berturut-turut selama dua hari.” Sepeninggal Rasulullah, para sahabat seringkali menangis kalau menghadapi hidangan makanan yang lezat. Mereka terkenang Rasulullah yang kerap kali menahan lapar, dan makan sekadarnya saja. Riwayat di atas mengungkapkan dengan jelas betapa sederhana hidup Rasulullah Muhammad saw. Sungguh bertolak belakang dengan jabatan dan gelar yang disandangnya. Dia adalah Nabi dan…

Baca Selanjutnya

Kisah Seputar Malaikat Harut dan Marut di Negeri Babil

Kisah Harut dan Marut sempat diceritakan dalam Alquran, tepatnya surah al- Baqarah ayat 102. “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka me ngatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil, yakni Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: ‘Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir.’ Maka…

Baca Selanjutnya

Keberkahan Memuliakan Ibu

Di sudut Ka’bah, tampak seorang laki-laki tengah menggendong ibunya dan bertawaf bersama. Sang anak lalu bersandung puisi, “Saya akan menggendongnya tiada henti, ketika penumpang beranjak, saya tidak akan pergi. Ibuku mengandung dan menyusuiku lebih dari itu, Allah Tuhanku yang Mulia dan Mahabesar.” Ia melihat Abdullah bin Umar dan bertanya, apakah segala yang telah ia lakukan tersebut cukup membalas pengorbanan ibunya? “Tidak sedikit pun,” jawab Ibn Umar. Kasih sayang ibu tak terhingga. Kebaikan yang telah ia curahkan kepada anak-anaknya tak akan pernah terhitung. Cinta kasih ibu laksana mentari menyinari dunia. Terus…

Baca Selanjutnya

Memahami Jin Melalui Kitab Syekh Badruddin bin Abdullah

Perbincangan soal jin dan dunia mereka, seakan tak pernah ada habisnya. Penuh misteri. Ada banyak hal yang belum terungkap dan masih menyisakan tanda tanya besar. Berbagai upaya di level akademik atau observasi langsung dilakukan demi menjawab segudang pertanyaan tentang bangsa jin dan hakikat mereka. Syekh Badruddin bin Abdullah as-Syibly dalam kitabnya berjudul ‘Ajaib wa Gharaib al-Jin, mengungkapkan fakta-fakta terkait bangsa Jin. Berikut ini tiga di antara fakta yang dibeberkan Syekh Badruddin: 1. Kapankah jin diciptakan? Syekh Badruddin mengutip pendapat tokoh salaf. Di antaranya Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia mengatakan…

Baca Selanjutnya

Menghadapi Ujian Hidup Menurut Syah Aidh Al Qorni

Menurut Syekh ‘Aidh al-Qarni dalam karya monumentalnya La Tahzan, tidaklah sekali-kali Allah mengambil sesuatu dari hamba-Nya. Bahkan, sebenarnya Allah akan menggantinya bagi si hamba dengan yang lebih baik jika bersabar dan berharap pahala dari-Nya. Allah SWT berfirman dalam sebuah hadis Qudsi, Barang siapa yang Kuambil kedua anggota tubuh kesayangannya, (yakni kedua matanya), lalu dia bersabar, niscaya Aku masukkan dia ke dalam surga sebagai ganti keduanya. Barang siapa yang Aku cabut nyawa buah hati-Nya dari kalangan penduduk dunia, kemudian dia berharap pahala (dari-Ku), niscaya Aku berikan surga kepadanya sebagai ganti-Nya. Jadi,…

Baca Selanjutnya

Kemuliaan Orang Yang Meminta dan Memberi Maaf

Tidak mudah seseorang meminta maaf secara murni. Karena permintaan maaf berarti mengaku kesalahan-kesahan yang pernah dilakukan. Juga tidak mudah untuk memberikan maaf bagi seseorang. Bayangan ingatan tentang perilaku jahat orang yang meminta maaf itu sering terlintas dalam benak atau pikiran. Rasululloh SAW merupakan contoh terbaik dalam hal memaafkan. Sebagai contoh, ketika atas izin Alloh SWT beliau akhirnya menguasai Makkah. Bertahun-tahun sebelumnya, beliau dan para pengikutnya mengalami persekusi dan bahkan siksaan mengerikan hanya karena mempertahankan akidah tauhid. Puncaknya, mereka mesti hijrah ke Yastrib (lalu menjadi Madinah al-Munawarah). Kira-kira 10 tahun lamanya…

Baca Selanjutnya

Surat Al Kahfi dan An-Nadhar, Sang Pembenci Islam

Nadhar Ibnul Hartis, tokoh kaya kaum Quraisy yang sangat keras menindas pengikut Nabi Muhammad SAW. Nadhal yang merupakan salah satu pemegang kekuasaan di Makkah tewas dalam Perang Badar, namun perilakunya diabadikan dalam Al Quran. Nadhar belajar kepada juru dongeng kepada Rustam dan Isfandiar, juru dongen di Kerajaan Persia. Sepulang dari Persia, dia merasa terancam dengan kehadiran Rasulullah. Di Makkah, dia melihat Rasulullah membacakan ayat-ayat Alquran yang menarik hati sebagian warga. Jika Rasulullah berdakwah di suatu majelis menceritakan berita tentang orangter dahulu, an-Nadhar akan berkata, “Demi Allah, siapakah juru kisah yang…

Baca Selanjutnya

Keimanan Adalah Sumber Tertinggi Keberanian Seorang Muslim

Orang beriman sama sekali tidak akan takut dan gentar dengan apa pun. Keimanan adalah semangat paling tinggi yang bisa memompa keberanian seseorang. Sebesar apa pun objek yang menakutinya, ia tak akan takut. Ia yakin, jika ia beriman, ia bersama Allah SWT Yang Mahabesar dari semua makhluk yang dihadapinya. Keimanan itu lah yang mengalir dalam da rah Ibnu Mas’ud. Kendati tubuh nya kerdil, ia punya Allah Yang Mahabesar, Mahakuat, dan Mahaperkasa. Para pejuang Islam yang dibakar semangat keimanan tak pernah merasa gentar menghadapi musuh-musuh Islam. Dengan gagahnya mereka bertarung di medan…

Baca Selanjutnya

Cobalah Bertafakur Untuk Menguatkan Keimanan

Fenomena penciptaan alam semesta beserta segala isinya adalah bukti nyata Kemahakuasaan Sang Khalik. Orang beriman sebagai makhluk yang berpikir disuruh untuk merenungi, betapa hebat kekuasaan Allah SWT yang telah menciptakan segala sesuatu. Ahli agama dan filsafat tempo dulu sudah bertafakur tentang hakikat alam semesta. Banyak orang yang akhirnya menyadari keberadaan Tuhan dengan merenungi ciptaan-Nya. Seperti Nabi Ibrahim AS yang juga menemukan Rabbnya melalui tafakur. Bertafakur dan merenung adalah model berpikir yang dianjurkan dalam Islam. Seperti Firman Allah SWT, “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang…

Baca Selanjutnya

Tetesan Air Mata Umar bin Khatab Bagi Pengembala Kambing

Umar bin Khattab dikenal sebagai khalifah yang peduli dengan rakyat. Dia adalah seorang pemimpin yang tegas. Tidak hanya itu, Umar juga suka menolong rakyatnya. Pada suatu hari, Umar bin Khattab melakukan perjalanan seorang diri ke luar kota. Dia ingin melihat langsung kondisi rakyat yang dipimpinnya. Umar pun sampai di padang rumput. Dia melihat ada seorang anak yang sedang mengembala kambing-kambingnya. Umar sangat tertarik dengan kambing-kambing yang digembalakan anak itu. Dia pun menghampiri sang pengembala. Umar berkata, “Wahai pengembala, banyak sekali kambing-kambingmu. Bersediakah kamu menjual seekor kambingmu itu kepadaku?” “Maaf tuan,…

Baca Selanjutnya

Rosulullah SAW dan Para Nabi Masih Hidup?

Pertanyaan ini mencuat di publik Timur Tengah, belakangan ini seperti yang dikemukakan Lembaga fatwa Mesir Dar Al-Ifta yang dilansir republika.co.id, Senin (3/12/2018). Menurut lembaga ini, para nabi sejatinya masih tetap hidup di alam kubur mereka. Para nabi itu tentu lebih berhak hidup dibandingkan para syahid, sebagaimana yang disebutkan Alquran Surah Ali Imran ayat 169-171. “Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati…

Baca Selanjutnya