Sopir di Pelabuhan KBS Cilegon Positif Terkena Covid-19

Setelah menjalani tes swab di RS Krakatau Medika (RSKM) Cilegon, DN (64 tahun), sopir di pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) terkonfirmasi positif.

Dikonfirmasi Minggu (2/8/2020), Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade membenarkan, DN warga Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan yang terkonfirmasi positif.

Dikatakan Jubir, diketahui bahwa DN adalah salah satu sopir di KBS. Dia memiliki riwayat bepergian ke Pelabuhan Marunda Jakarta. Kegiatan sehari-hari DN adalah sepekan di Cilegon dan sepekan di Jakarta. Namun tiga pekan sebelum positif, sudah tidak ada aktivitas di perusahaan (Cilegon).

“Sebelum dirawat di RSKM, DN berobat di Klinik Sinar Sehat Cigading. Adapun saat ini, DN sudah dirujuk ke RSU Banten,” ujarnya.

Baca:

Kelurahan Kotasari

Aziz menambahkan, ada warga lain, YA (25 tahun), Warga Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol yang terkonfirmasi positif. YA melakukan swab pada Rabu (29/7/2020) di RS Hermina Ciruas, Kabupaten Serang, dan hasil PCR pada Jumat (31/7/2020) dari laboratorium RS Hermina Kemayoran Jakarta, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid – 19.

YA memiliki riwayat melakukan rapat di Jakarta pada Jumat (17/7/2020). Keesokan harinya YA merasa kurang enak badan, yaitu pada Sabtu (18/7/2020).

Kemudian, YA langsung memutuskan untuk menjalankan protokol kesehatan ketat. “YA saat ini isolasi mandiri. Teman kantor YA ada 5 orang yang sudah di swab, dan untuk lingkungan YA tinggal masih on progress (tracing),”terang Aziz.

Sementara itu, update covid-19 di Kota Cilegon hingga Sabtu (1/8/2020), pukul 16.00 WIB menyebutkan, pasien terkonfirmasi atau positif berjumlah 44 kasus. Perincianya, 1 pasien meninggal, 39 pasien sembuh dan 4 pasien masih dirawat.

Sedangkan kasus pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 188 kasus, terdiri dari 42 pasien meninggal, 129 pasien sembuh dan 17 pasien masih dirawat. Kasus orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 748 kasus dengan perincian 1 orang meninggal, 734 dinyatakan negatif atau sembuh dan 13 orang masih dalam pemantauan.

Web Covid-19 Kota Cilegon juga memuat orang tanpa gejala (OTG) berjumlah 736 orang. Dari jumlah itu, 674 orang dinyatakan sembuh atau negatif. Sisanya, 62 orang masih dalam status OTG, (daeng yus)

Yusvin Karuyan

Berita Terkait