Bandara Soetta Layani 20.335 Jamaah Umrah Selama Transisi ke Terminal Khusus Haji dan Umrah
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, melayani keberangkatan 20.335 jamaah umrah selama masa transisi ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi di Tangerang, Senin mengatakan selama periode implementasi pada 1 sampai 10 Juli 2026, Bandara Soetta mencatat 118 penerbangan yang terdiri dari 59 penerbangan keberangkatan dan 59 penerbangan kedatangan, dengan total 40.642 penumpang.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 20.335 merupakan jamaah umrah atau sekitar 50,03 persen dari total penumpang yang dilayani,” katanya.
Menurut dia, implementasi yang dilakukan sejak 1 Juli tersebut berlangsung lancar, sehingga seluruh maskapai yang melayani penerbangan umrah yakni Loong Air, Hainan Airlines, Saudi Arabian Airlines, Scoot, Turkish Airlines, Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, dan Etihad Airways, kini telah beroperasi melalui Terminal 2F.
“Kelancaran operasional selama masa transisi menunjukkan perpindahan layanan dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu pelayanan kepada jemaah,” ujarnya.
Ia mengatakan, pada 10 Juli yang menjadi hari penyelesaian fase ketiga perpindahan layanan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melayani 39 penerbangan yang terdiri dari 20 keberangkatan dan 19 kedatangan dengan total 11.285 penumpang, termasuk 2.685 jemaah umrah. Selama periode implementasi, trafik penerbangan umrah masih didominasi oleh Saudi Arabian Airlines.
“Kami akan terus melakukan evaluasi bersama seluruh stakeholder agar layanan yang diberikan semakin baik sehingga setiap jemaah dapat memulai perjalanan ibadahnya dengan aman, nyaman, dan berkesan sejak berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” paparnya.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan koordinasi operasional, penyediaan fasilitas yang memadai, serta inovasi layanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman bagi seluruh jemaah umrah.
“Kami juga mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang telah memastikan proses transisi berlangsung tertib dan pelayanan kepada para jemaah tetap berjalan optimal,” kata Heru. (Pewarta : Azmi Syamsul Ma’arif – LKBN Antara)



