Senyapnya PilkadaTangerang

Salah satu fenomena amat menarik dalam setiap pemilihan kepala daerah adalah adanya kontestansi “panas” tokoh-tokoh lokal. Menjual janji visi-misi sampai pada niat mengabdi. Tidak hanya itu, hajat lima tahunan kerap dijadikan arena tebar pesona. Padahal jauh sebelumnya kasak-kusuk dan blusukan hampir mustahil dilakukan. Oleh: Subandi Musbah *) Demokrasi langsung memang membutuhkan kerja-kerja kreatif. Tanpanya sang kandidat sulit untuk hanya sekedar masuk daftar list survei. Alih-alih terpilih menjadi Bupati, Ia malah menghilangkan ruh demokrasi itu sendiri. Calon kepala daerah harus mampu memahami kehendak rakyat. Mengkomunikasikannya melalui alat peraga atau publikasi luar…

Selanjutnya

Urusan Senjata Sudah Aman Jenderal?

Heboh dan hiruk pikuk di seputar  isu “penyelundupan” 5.000 senjata yang dilontarkan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmatyo untuk sementara sudah mereda. Seperti kata Presiden Jokowi  masalahnya sudah selesai. Case closed. Oleh: HERSUBENO ARIEF * Tak ada yang kehilangan muka. Itu hanya masalah “miss komunikasi.” Begitu juga dengan heboh seputar nonton bareng  (Nobar) Film G30S/PKI, bersamaan dengan berlalunya bulan September, isunya secara perlahan juga akan menghilang. Pada dua isu tersebut banyak pengamat, maupun pegiat dunia maya hanya terfokus pada Jenderal  Gatot. Kalangan yang setuju dan mendukung Gatot,  mengelu-elukan,  bahkan mendorongnya…

Selanjutnya

Digitalisasi Ekonomi dan The Future Shock

Benturan kepentingan transportasi online dengan transportasi tradisional (baca: manual) merupakan gambaran pergeseran gelombang peradaban yang mulai melanda Indonesia. Pergeseran gelombang peradaban yang menurut Alvin Toffler dalam bukunya The Future Shock sebagai pergeseran dari gelombang kedua menuju gelombang ketiga. Oleh: IMAN NUR ROSYADI Alvin Toffler, penulis dan futurolog  yang lahir di New York tahun 1928 membagi peradaban manusia menjadi tiga gelombang, yaitu gelombang pertama yang ditandai dengan penerapan tekonologi sederhana di bidang pertanian dan mulai menetapnya manusia dari kebiasaan berpindah-pindah. Gelombang kedua, bercirikan masyarakat industri yang dinilai sebagai manusia ekonomis yang…

Selanjutnya

Cilegon Tak Belajar Pada Kasus Korupsi Sebelumnya

Kiprah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin membuktikan bahwa korupsi telah menjadi penyakit yang akut. Berbekal penyadapan, KPK menunjukan taring yang tajam terhadap koruptor di kalangan eksekutif, legislatif dan bahkan yudikatif. KPK berubah menjadi malaikat maut yang menakutkan bagi pelaku kejahatan kerah putih. Jumat (22/9/2017) malam, operasi tangkap tangan (OTT) KPK kembali terjadi. Kali ini di wilayah Banten, tepatnya di Kota Cilegon. Sepuluh orang digelandang petugas KPK dengan barang bukti uang ratusan juta rupiah. Yang mengejutkan, di antara 10 orang itu terdapat Iman Aryadi, Walikota Cilegon yang telah memangku jabatan selama…

Selanjutnya