DLH Kota Tangerang Siagakan 400 Petugas, Pastikan Kebersihan Saat Libur Lebaran
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Banten, menyiagakan 400 petugas untuk memastikan kebersihan lingkungan di seluruh wilayah selama libur Lebaran 2026.
Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi di Tangerang, Selasa, mengatakan pelayanan pengangkutan dan penanganan sampah tetap berjalan optimal selama libur Lebaran.
“Kami memastikan pelayanan persampahan kepada masyarakat tidak akan mengalami penurunan. Personel dan armada untuk memastikan pengangkutan sampah tetap berjalan seperti biasa,” kata Wawan dalam keterangannya.
DLH juga menyiagakan sekitar 40 personel di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing serta 21 personel yang berjaga di bengkel armada untuk memastikan kendaraan operasional tetap dalam kondisi siap digunakan.
“Tak hanya itu, sekitar 20 personel dari bidang pertamanan juga disiagakan untuk mengantisipasi berbagai kejadian seperti pohon tumbang selama masa libur Lebaran,” katanya.
Wawan menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan respons cepat terhadap berbagai keluhan masyarakat terkait persampahan maupun pertamanan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika terjadi penumpukan sampah atau pohon tumbang melalui hotline DLH agar dapat segera ditindaklanjuti.
Dengan berbagai langkah tersebut DLH Kota Tangerang berharap kondisi kebersihan lingkungan selama libur dan pasca Idul Fitri tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas silaturahmi dengan nyaman.
“Jika ada keluhan terkait sampah, pohon tumbang, atau persoalan pertamanan lainnya, masyarakat dapat langsung melaporkan melalui hotline DLH. Kami akan segera melakukan penanganan secara cepat,” katanya.
Anggota DPRD Kota Tangerang Mochamad Pandu menambahkan kesiapan petugas kebersihan selama libur Lebaran guna mengurangi kuantitas sampah pasca-Lebaran. Hal ini menjadi penting sebab tumpukan sampah di TPA Rawa Kucing sudah terlalu penuh.
“Petugas yang ada harus benar benar dipastikan untuk mengontrol sampah yang ada, agar tidak ada yang menumpuk. Walaupun beberapa warga Tangerang kembali ke kampung halaman, namun tumpukan sampah juga akan tetap ada sehingga diperlukan petugas yang tetap siaga,” ucap Pandu. (Pewarta : Achmad Irfan – LKBN Antara)











