Polda Banten Terapkan Arus Lalu Lintas Satu Arah ke Jakarta di Kawasan Anyer
Kepolisian Daerah (Polda) Banten menerapkan rekayasa arus lalu lintas sitem satu arah atau one way dari arah Anyer ke Jakarta mulai puku 17.00 WIB, Sabtu (5/4/2025).
“Saya mengingatkan bahwa mulai pukul 17.00, kami akan memberlakukan sistem one way dari Anyer menuju Jakarta. Kami mengimbau kepada wisatawan yang ingin kembali ke Jakarta untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya agar perjalanan dapat lancar,” ujar Irjen Pol Suyudi Ario Seto, Kapolda Banten dalam keterangannya di Kota Serang, Sabtu (5/4/2025).
Dia juga mengingatkan kepada pengunjung yang masih berada di laut, terutama yang sedang berenang untuk selalu menjaga keselamatan menggunakan pelampung atau ban.
Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto juga meminta wisatawan untuk menjaga barang-barang bawaan mereka yang berada di sepanjang pantai untuk menghindari kehilangan atau kerusakan.
Pada Jumat (4/4) pihaknya melaksanakan patroli mencakup jalur laut dan jalur darat, dengan menggunakan kendaraan roda dua (R2) untuk menjangkau titik-titik strategis di sepanjang pantai Anyer.
Selain itu, Suyudi juga melakukan pengecekan di Pos Pengamanan 8 Cinangka untuk memastikan kesiapan personel dalam mengamankan kawasan tersebut, terutama menjelang puncak liburan.
Dia berharap agar semua pengunjung dapat menikmati liburannya dengan aman dan nyaman, serta perjalanan kembali ke Jakarta dapat berlangsung tanpa hambatan.
“Semoga semua pengunjung dapat menikmati liburannya dengan aman dan nyaman, serta perjalanan kembali ke Jakarta dapat berlangsung tanpa hambatan,” kata Suyudi.
Sebelumnya, polisi memberlakukan delay system atau sistem buka tutup untuk mengurai antrean kendaraan arus lalu lintas menuju lokasi wisata Pantai Anyer di Kabupaten Serang, Banten, yang dipadati pengunjung saat libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah (Baca: Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Jalan Ke Wisata Pantai Anyer).
Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Cilegon, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mulya Sugiharto di Serang mengatakan jajarannya telah menerapkan sistem buka tutup di beberapa titik, salah satunya di simpang jalan lingkar selatan (JLS).
“Kami memberlakukan delay system di simpang JLS karena arus kendaraan sangat padat. Oleh karena itu, kami mengatur buka-tutup jalur agar lalu lintas tetap terkendali,” katanya. (Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan – LKBN Antara)











