Pemkot Tangerang Tambah 132 Jamban Sehat, Usai Bangun 176 Unit
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melallui Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang, Banten menargetkan penambahan pembangunan 132 unit jamban sehat di akhir tahun 2025, setelah merealisasikan 176 unit jamban sehat.
“Ini bagian komitmen mempertahankan status Open Defection Free (ODF) nol persen atau masyarakat tanpa buang air besar sembarangan di Kota Tangerang,” kata Kepala Disperkimtan Kota Tangerang Decky Priambodo di Tangerang, Sabtu September 2025.
Decky mengatakan penambahan pembangunan jamban sehat akan dibagi sesuai dengan usulan dari setiap kelurahan dan kecamatan yang telah disampaikan.
“Pemkot Tangerang juga memastikan program Jamban Sehat direalisasikan dengan sistem septictank yang sesuai standar dari Kementerian Kesehatan sehingga limbah yang dihasilkan tidak mencemari air tanah di sekitarnya,” katanya.
Program Jamban Sehat merupakan program rutin yang telah berjalan lebih dari satu dekade untuk meningkatkan akses sanitasi dan kesehatan lingkungan di tengah masyarakat.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga menyediakan layanan Sistem Informasi Sedot Tinja (Sisenja) yang bisa diakses oleh masyarakat dengan harga terjangkau untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat Kota Tangerang. Permohonan dapat dilakukan melalui WhatsApp operator resmi di 0856-9354-4445.
“Apabila masyarakat Kota Tangerang ingin menggunakan jasa sedot tinja dari Pemkot Tangerang, diimbau untuk dapat menggunakan atau mengakses lewat menu Sisenja yang tersedia di Super App Tangerang LIVE,” ungkap Decky.
Ia menjelaskan untuk perbaikan wc mampet retribusinya sebesar Rp150 ribu per titik. Sedangkan pelanggan untuk jasa sedot kakus, terbagi dalam tiga kelompok dengan biaya retribusi yang berbeda sesuai hitungan per ritase. (Pewarta : Achmad Irfan – LKBN Antara)










