Pemkab Serang Wujudkan Konsep Smart City Hingga Tingkat Desa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) untuk mewujudkan konsep smart city hingga tingkat desa melalui penerapan aplikasi SIDEKA-NG.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang, Surtaman di Serang, Rabu, mengatakan inovasi ini merupakan wujud dari perencanaan jangka panjang pemerintah daerah untuk memajukan digitalisasi layanan publik di wilayahnya.
“Berdasarkan perencanaan akhir tahun 2025 dan awal tahun 2026, Kabupaten Serang akan mewujudkan cita-cita smart city sampai tingkat desa. Kami diberi aplikasi gratis dari pusat yang bernama Sistem Informasi Desa dan Kawasan New Generation (SIDEKA-NG),” kata Surtaman.
Surtaman menjelaskan, aplikasi SIDEKA-NG dirancang untuk mengintegrasikan seluruh kebutuhan masyarakat dan administrasi perangkat desa dalam satu platform daring.
Layanan yang terpusat meliputi administrasi surat-menyurat, papan monografi elektronik, hingga pengelolaan situs web resmi desa. Keunggulan utama dari aplikasi ini adalah fitur tanda tangan digital bagi kepala desa, yang mengadopsi sistem di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD).
“Sehingga kapan pun, di mana pun, dan jam berapa pun pelayanan tidak akan terhambat oleh ketidakhadiran kepala desa di kantor. Semua persetujuan administrasi bisa dilakukan secara digital,” jelas Surtaman.
Selain mempercepat birokrasi, SIDEKA-NG juga menyediakan kanal pengaduan bagi warga. Masyarakat dapat menyampaikan keluhan atau permasalahan yang terjadi di desa secara daring. Digitalisasi ini juga mempermudah akses keterbukaan informasi.
Warga yang membutuhkan data mengenai potensi desa wisata atau keterangan lainnya tidak lagi diwajibkan datang langsung ke kantor desa, melainkan cukup mengunduh nya melalui situs web yang terintegrasi dengan SIDEKA-NG.
Mengingat banyaknya jumlah desa di Kabupaten Serang yang mencapai 326 desa serta terbatasnya anggaran bimbingan teknis, Pemkab Serang saat ini menunjuk sejumlah desa sebagai proyek percontohan. Para perangkat desa ini dilatih secara langsung oleh instruktur dari Kemendes PDT dan Komdigi bersama tim IT Diskominfo.
Setelah mahir, perwakilan dari desa-desa percontohan ini akan ditugaskan untuk menyosialisasikan dan melatih desa-desa lainnya secara bertahap per wilayah hingga akhir 2026.
“Harapannya pada 2027, semua desa di Kabupaten Serang sudah paham penggunaan aplikasi SIDEKA-NG ini,” tambahnya.
Adapun desa-desa yang menjadi proyek percontohan awal tersebut meliputi, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Desa Sumuranja, Kecamatan Pulo Ampel, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Desa Cikedung, Kecamatan Mancak, Desa Sindangsari, Kecamatan Mancak, Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, Desa Curug Agung, Kecamatan Baros, Desa Pamong, Kecamatan Ciruas. (Oleh Desi Purnama Sari – LKBN Antara)









