Edukasi

UNMA Banten Latih Guru Matematika SMP Pandeglang Kembangkan Bahan Ajar Berbasis Web

Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupaya mendorong peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital melalui Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Web bagi Guru Matematika SMP Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan ini bertujuan mendukung terciptanya pembelajaran matematika yang lebih interaktif, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan. Kegiatan yang diketuai oleh Dr Nenden Suciyati Sartika bersama tim pengabdian dari UNMA Banten ini melibatkan 25 guru matematika.

Pelatihan dirancang untuk membekali para guru dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan bahan ajar digital yang menarik, mudah diakses, serta sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa.

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh materi mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika, pengembangan bahan ajar berbasis web, pembuatan media pembelajaran digital, serta pemanfaatan aplikasi untuk mendukung proses belajar mengajar.

Beberapa aplikasi yang diperkenalkan meliputi Canva dan Heyzine untuk merancang bahan ajar digital, CapCut untuk membuat video pembelajaran, serta Wordwall, Quizizz, dan Kahoot untuk mengembangkan aktivitas pembelajaran berbasis permainan edukatif.

Tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, para guru juga berkesempatan mempraktikkan langsung penggunaan berbagai aplikasi tersebut dengan pendampingan tim pelaksana. Melalui kegiatan praktik ini, peserta didorong untuk menghasilkan desain bahan ajar digital yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika di sekolah masing-masing.

Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk menjawab tantangan pembelajaran matematika yang selama ini kerap dianggap sulit oleh siswa.

Pemanfaatan bahan ajar berbasis web diharapkan dapat membantu guru menyajikan konsep matematika secara lebih visual dan kontekstual, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi siswa.

Berdasarkan hasil evaluasi terhadap 25 peserta, sebanyak 90 persen guru menyatakan bahwa materi pelatihan sangat menarik, sedangkan 10 persen lainnya menyatakan menarik. Seluruh peserta juga menyatakan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi dalam pembelajaran serta mendukung profesionalisme mereka sebagai pendidik.

Hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa pelatihan memperoleh respons positif dari para guru. Selain memperluas wawasan tentang pemanfaatan teknologi, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis bagi peserta dalam merancang media pembelajaran yang lebih bervariasi.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pengembangan permainan edukatif berbasis web, mengingat sebagian besar peserta sebelumnya belum pernah menggunakannya dalam pembelajaran matematika.

Dr Nenden Suciyati Sartika melalui kegiatan ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga perlu mampu memilih dan mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan siswa.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, UNMA Banten berharap keterampilan yang diperoleh para guru dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.

Pengembangan bahan ajar berbasis web diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat inovasi pembelajaran matematika, meningkatkan keterlibatan siswa, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan tridarma, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui pendampingan dan penguatan kompetensi pendidik agar semakin adaptif terhadap transformasi digital dalam dunia Pendidikan.

“Ucapan Terimakasih kami sampaikan kepada Kemdikbudristek yang telah memberikan pendanaan untuk kegiatan pengabdian dengan skema PMP dengan no kontrak 130 /E5 /PG.02.00.PM /2023, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNMA Banten, Mitra PKM yaitu Sekolah MTs Malnu Kadukaung, Tim Pelaksana Pelatihan yang mendukung terselenggaranya program pengabdian ini,” kata Nenden Suciyati. (Pengirim: Nana Amdan)

Nana Amdan

Back to top button