Ekonomi

DPUPR Kota Tangerang Perbaiki 334 Lokasi Jalan Berlubang

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Banten, menyebutkan jalan rusak seluas 6.156 meter persegi atau 334 lokasi jalan berlubang telah berhasil diperbaiki selama bulan Februari 2026.

Kepala PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni di Tangerang, Selasa, mengatakan perbaikan jalan menggunakan metode patching sampai overlay untuk memperbaiki kerusakan permukaan jalan.

Selain itu, lanjutnya, untuk mengembalikan struktur lapisan jalan yang aus sampai meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna, khususnya pada musim penghujan.

“Jalan berlubang yang merupakan laporan dari masyarakat dan hasil inspeksi petugas telah kamia perbaiki dan kini kami menyasar lokasi lainnya,” ujar Taufik.

Sementara itu perbaikan jalan sepanjang bulan Februari tersebar merata di semua kecamatan, dengan rincian di Karawaci ada 74 segmen jalan, Neglasari ada 55 segmen jalan, dan Larangan ada 34 segmen jalan.

Kemudian Cipondoh ada 31 segmen jalan, Periuk ada 30 segmen jalan, Ciledug ada 23 segmen jalan, Tangerang ada 20 segmen jalan, Benda ada 19 segmen jalan, dan Batuceper ada 15 segmen jalan.

“Kemudian Jatiuwung dan Cibodas masing-masing ada 13 segmen jalan serta Pinang ada 7 segmen jalan,” katanya.

Pemkot Tangerang, lanjutnya, terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi untuk mendorong percepatan perbaikan pada ruas-ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan provinsi di area Kota Tangerang.

“Pemkot Tangerang menargetkan proyek perbaikan jalan lainnya dapat dilakukan secara konsisten untuk mewujudkan infrastruktur jalan yang layak, aman, dan nyaman dilalui para pengguna jalan,” kata dia.

Anggota DPRD Kota Tangerang Edi Suhendi mengatakan perbaikan jalan di sejumlah wilayah oleh Dinas PUPR harus diimbangi dengan penataan drainase sekitar agar tidak ada kerusakan.

“Drainase yang kurang memadai dapat menyebabkan jalan cepat rusak meskipun telah diperbaiki,” katanya.

Meski saat ini cuaca masih memasuki musim hujan, kata dia, tetapi perbaikan jalan bisa dilakukan secara bertahap, terutama pada jalan berlubang demi keselamatan pengguna jalan.

Sedangkan untuk perbaikan dan pemeliharaan dalam skala besar, lanjut dia, bisa dilakukan setelah proses lelang selesai maupun waktu yang tepat agar pekerjaan menjadi maksimal. (Pewarta : Achmad Irfan – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button