Kapolda Banten: Operasi Kalimaya 2019 Kerahkan 3.193 Personel Gabungan

Kepolisian Daerah (Polda) Banten terjunkan 3.193 personel gabungan dalam pengamanan Operasi Kalimaya 2019. Demikian disampaikan Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir dalam Apel Gelar Pasukan Oprasi Ketupat Kalimaya 2019, di Mapolda Banten, Selasa (28/5/2019).

Turut hadir Danrem 064/MY Kol Inf Windiyatno, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, dan unsur Forkopimda di Provinsi Banten.

Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir mengatakan, apel tersebut diikuti oleh Personel Gabungan TNI-Polri, Basarnas, Dishub, Satpol PP, Damkar, dan PAM Swakarsa. Selain itu untuk operasi ketupat 2019, akan digelar selama 13 hari dimulai pada Rabu 29 Mei – 10 Juni 2019.

Kapolda menuturkan, titik puncak mudik akan terjadi pada tanggal 30 Mei – 1 Juni 2019. Pada saat itu titik puncaknya akan terjadi di malam hari, dan hanya 19 kendaraan jenis mobil yang yang dapat terangkut per-menitnya untuk menyebrang dari Pelabuhan Merak ke Bakauhuni.

Sementara kendaraan yang masuk ke pelabuhan itu sekitar 68 kendaraan per menit. “Dimungkinkan masih akan terjadi antrean kendaraan pada tahun ini,” katanya.

Ia mengatakan, upaya yang akan dilakukan oleh pihaknya yakni dengan pengalihan arah. Untuk mobil jenis truk akan diarahkan ke Pelabuhan Bojonegara, Kabupaten Serang.

“Disitu ada empat kapal. Setiap kapal itu ada yang mengangkut 50 truk, dan ada yang 100 truk. Jadi dalam satu hari untuk 4 kapal dapat melakukan empat trip. Jadi ada 16 trip, diperkirakan minimal ada 1.000 kendaraan roda enam bisa terangkut,” katanya.

Irjen Pol Tomsi Tohir mengatakan, akan ada percepatan bongkar muat. Khusus untuk 3 dermaga, kapalnya yang akan menyeberang ke Bakauhuni akan penuh oleh angkutan. Sementara kembali dari Bakauheuni akan kembali dengan kondisi kosong. Hal itu dilakukan untuk mengurangi antrean arus dari Pulau Jawa ke Sumatera.

“Jadi berangkat isi penuh, pulang lagi kosong. Engga ngetem dia di Bakauheuni. Sehingga tripnya bisa bertambah, ngisi lagi dia yang dari Merak ngangkut lagi ke Bakauheuni,” jelasnya.

Kapolda berharap, para pemudik untuk mengupayakan untuk tidak melakukan penyebrangan dimalam hari. Karena ketika disiang hari angkutan kapal dalam kondisi stabil. “Artinya tidak terjadi penumpukan antrian kendaraan roda empat pada siang hari. Tapi kalau malam hari itu antrian,” ujarnya. (Sofi Mahalali)

Berita Terkait