Lalu Lintas

Pelabuhan Ciwandan Mulai Beroperasi Sebagai Alternatif Penyeberangan Pemudik Motor

Pelabuhan Ciwandan di Cilegon resmi mulai beroperasi sebagai simpul penyeberangan alternatif bagi pemudik motor dan kendaraan logistik pada masa Angkutan Lebaran 2026, terhitung mulai Rabu (11/3/2026), pukul 15.00 WIB.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi di Cilegon, Rabu, mengatakan pengoperasian ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Masa Arus Mudik 2026, yang menetapkan Ciwandan sebagai jalur khusus guna mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak hingga 20 Maret mendatang.

Ia menyatakan bahwa seluruh infrastruktur dan personel telah disiagakan untuk melayani arus mudik di H-10 Lebaran ini. Sebelumnya, rangkaian uji sandar kapal juga telah sukses dilaksanakan guna memastikan faktor keselamatan.

“Mulai hari ini, kami memastikan seluruh kesiapan operasional di Pelabuhan Ciwandan berjalan optimal. Sebanyak 12 kapal penyeberangan telah disiapkan untuk melayani lintas Ciwandan-Bakauheni dan Ciwandan-Wika Beton,” ujar Benny.

Untuk menampung volume pemudik motor, Pelindo menyediakan tiga dermaga utama yakni 05A, 07, dan 02 serta area penyangga (buffer area) dengan kapasitas total mencapai 4.400 unit sepeda motor dan ratusan truk logistik.

Sebagai bentuk dukungan bagi para pemudik, Pelindo Regional 2 Banten memberlakukan kebijakan pembebasan tarif pelayanan jasa kepelabuhanan. Kendaraan yang melintas melalui Ciwandan dikenakan tarif Rp0 (nol rupiah) untuk jasa pandu, tunda, tambat, serta biaya pas pelabuhan.

“Kami juga mengedepankan layanan humanis dengan menyediakan ruang laktasi, area bermain anak, hingga posko kesehatan. Khusus untuk pemudik keluarga, kami siapkan 8.000 paket bingkisan anak sebagai bentuk perhatian agar perjalanan mereka lebih berkesan,” tambahnya.

Fasilitas penunjang lainnya seperti bengkel darurat, kios pengisian BBM, mushola, serta area UMKM telah aktif beroperasi di area pelabuhan mulai sore ini guna memastikan kenyamanan para pengguna jasa selama menunggu waktu keberangkatan kapal. (Oleh Desi Purnama Sari – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button