AHY Silaturahmi ke PB Mathlaul Anwar, Apresiasi Konribusi Pembangunan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), didampingi oleh Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman, melakukan kunjungan silaturahmi ke PB Mathlaul Anwar di Serang, Banten, Sabtu (21/2/2026).
Kunjungan ini disambut Ketua Umum PB Mathlaul Anwar, KH. Embay Mulya Syarief, yang didampingi oleh Plt Sekretaris Jenderal PB Mathlaul Anwar, Nur Aziz Hakim, bersama jajaran pengurus, Prof Andriansyah, Rektor Universitas Mathlaul Anwar (UNMA), serta keluarga besar Mathla’ul Anwar.
Turut hadir pula Staf Khusus Menteri Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi, Iti Octavia Jayabaya, Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar, Asep Rohmatulloh, serta para staf khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan lainnya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini menyentuh berbagai isu strategis yang menyangkut masa depan bangsa.
AHY, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mewujudkan kebijakan nasional yang efektif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.
AHY juga menyoroti kebutuhan mendesak akan penguatan infrastruktur dasar di Banten Selatan, terutama di wilayah Pandeglang dan Lebak, yang masih membutuhkan perhatian besar agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk memastikan kebijakan nasional tidak hanya diterima, tetapi juga efektif dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Organisasi kemasyarakatan seperti Mathla’ul Anwar, yang memiliki basis pendidikan yang kuat, memiliki peran strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat,” ujar AHY dengan tegas dalam pertemuan tersebut.
Pentingnya pembangunan infrastruktur, menurut AHY, tidak hanya terkait dengan pengurangan kemiskinan, tetapi juga dengan pembukaan lapangan pekerjaan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pemicu pertumbuhan ekonomi daerah.
“Infrastruktur adalah fondasi yang tak terpisahkan dalam pembangunan kewilayahan, dan kami berharap bersama Mathla’ul Anwar, pembangunan yang berkelanjutan dapat terwujud,” kata AHY.
Selain itu, Menko AHY juga memberikan apresiasi tinggi kepada PB Mathlaul Anwar sebagai salah satu ormas Islam tertua di Indonesia yang telah berkontribusi besar di bidang pendidikan.
“Mathla’ul Anwar telah memberikan sumbangsih yang nyata dalam mencerdaskan umat melalui pendirian madrasah, serta penguatan nilai-nilai keislaman. Organisasi ini memiliki peran vital dalam membangun pondasi bangsa melalui pendidikan yang berkualitas,” ungkap AHY.
Ketum PB Mathlaul Anwar, KH Embay Mulya Syarief menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional, menjaga moderasi beragama, serta memperkuat pendidikan sebagai pilar utama bagi kemajuan bangsa.
“Mathla’ul Anwar siap mengambil peran strategis dalam menghadirkan solusi bagi umat dan bangsa, baik dalam sektor pendidikan, pemberdayaan masyarakat, maupun penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat,” tegas KH. Embay.
Mathlaul Anwar, dengan lebih dari 10 juta anggota dan mengelola sekitar 2.000 madrasah di seluruh Indonesia, menunjukkan jejaring nasional yang solid.
Organisasi ini tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat di wilayah pedesaan, yang menjadi basis kuat Mathla’ul Anwar sejak didirikan pada 10 Syawal 1334 H (10 Juli 1916) di Menes, Pandeglang, Banten.
Muktamar ke-21
Seiring dengan semangat kolaborasi tersebut, Mathla’ul Anwar juga tengah mempersiapkan Muktamar ke-21 yang akan digelar pada April 2026 di Kota Serang, Provinsi Banten.
Acara besar ini diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai daerah. Muktamar ini menjadi momen penting bagi Mathla’ul Anwar untuk memperkuat peranannya dalam pendidikan, dakwah, dan sosial.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dijadwalkan hadir dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya organisasi ini dalam meningkatkan kualitas dakwah dan kontribusinya terhadap kemajuan masyarakat.
Muktamar ini juga akan menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antaranggota dan memperbaharui komitmen Mathla’ul Anwar dalam menjalankan risalah dakwah di Indonesia maupun di luar negeri.
Pertemuan ini diakhiri dengan harapan bersama untuk terus memperkuat peran Mathlaul Anwar dalam pembangunan Indonesia. AHY berharap, organisasi ini dapat terus berkontribusi dalam pembangunan nasional, baik dalam sektor pendidikan maupun infrastruktur, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Semoga Mathla’ul Anwar terus eksis dan menjadi solusi bagi masyarakat, menjaga moderasi beragama, serta mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar AHY.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan ormas Islam seperti Mathla’ul Anwar, diharapkan Indonesia dapat menjadi negara yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan. (Pengirim: Eko Supriatno – Unma Banten)



