Bupati Serang Tinjau Pembangunan Waduk Sindangheula

Foto: Yan Cikal

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah melakukan peninjauan progres pembangunan Waduk Sindangheula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Selasa (31/10). Dalam kunjungannya, Bupati Serang  ditemani Dandim 06 02 Serang Letkol CZI Harry Praptomo, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Tris Raditia, Kepala Dinas Bappeda Anang Mulyana, Kepala Dinas Parpora Tahyudin,  Kepala Dinas LH Sri Budi Pri Hasto, Asda II Irawan Noer Kepala dan Desa Sindang Heula Dedi.

Tatu menjelaskan, tujuan awal dari pembuatan waduk oleh pemerintah pusat menjadi  air baku sebagai pelayanan air di Kota dan Kabupaten Serang bisa  mengatasi persoalan air yang menjadi kebutuhan pokok warga sekitar. “Progres dari pembangunan ini sesuai jadwal dan beberapa wilkayah yang harus dibebaskan karena persolan administrasi di Provinsi.Tinggal di eksekusi oleh pemerintah provinsi untu menyelesaikannya,” ungkapnya

Bupati Serang menilai, waduk tersebut juga berpotensi menjadi  tempat wisata baru di Kabupaten Serang yang perlu  dikembangkan. Sehingga, Pemda  Kabupaten Serang akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat  tentang batasan untuk dikelola Pemda setempat menjadi tempat wisata. “Kabupaten Serang sangat berharap itu bisa dikelola oleh pemerintah untuk dijadikan daerah wisata, dan menjadi sumber PAD Kabupaten Serang,” ungkapnya.

Selain itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung dan Cidurian, Tris Raditia mengatakan, Waduk tersebur dibangun seluas 131 hektar dengan kapasitas tampung mencapai 9,26 juta meter kubik dan menjadi salah satu proyek strategis nasional yang direncanakan rampung 2019.

“2019 baru kita bisa melihat danau ini, karena butuh waktu setahun untuk mengisi air menjadi penuh,dan progress saat ini baru mencapai 47 persen, namun untuk progres pengerjaan konstruksi di 2017 mencapai 75 persen.” Katanya.

Tris menambahkan, kapasitas tampung mampu untuk mengairi lahan seluas 748 hektar dan  menyediakan pasokan air baku sebesar 0,80 meter kubik per detik, sehingga bisa mengurangi debit banjir 50 meter kubik per detik. (Tim / Cikal)

Berita Terkait