Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Alihkan Fokus Laga Berikutnya, Lawan Bangladesh
Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta timnas Indonesia untuk segera mengalihkan fokus ke laga selanjutnya setelah ditahan imbang Malaysia 0-0 pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Pada laga yang dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, Indonesia bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37 setelah Thom Haye mendapatkan kartu merah.
“Fokus ke pertandingan selanjutnya melawan Bangladesh. Kesempatan masih ada,” tulis Erick, dikutip dari akun resmi Instagram miliknya, Senin.
Hasil imbang ini membuat Indonesia tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan empat poin, kalah selisih gol dari Malaysia di peringkat pertama.
Dengan hanya sang pemuncak grup yang lolos ke final FIFA ASEAN Cup, Indonesia wajib mengalahkan Bangladesh pada laga terakhir yang digelar Kamis (1/10) jika ingin menjaga asa juara.
Di sisi lain, Indonesia juga perlu berharap hasil akhir pada laga lainnya antara Malaysia menghadapi Singapura menguntungkan mereka. Adapun, Singapura yang dikalahkan Indonesia pada laga pertama juga masih berpeluang lolos ke final setelah hasil imbang Garuda kontra Harimau Malaya tersebut.
Pada laga keduanya, Singapura mengalahkan Bangladesh 1-0 dan dengan kemenangan ini membuat mereka menempati peringkat ketiga dengan tiga poin.
Erick juga mengapresiasi perjuangan tim Garuda karena mampu menahan gempuran-gempuran Malaysia yang unggul dalam jumlah pemain di lapangan.
“Terima kasih kepada para ofisial dan para pemain yang sudah memberikan seluruh kemampuannya sehingga bisa menahan Malaysia dengan bermain 10 pemain selama kurang lebih 70 menit dan terus memberikan perlawanan hingga menit akhir,” tulis Erick.
Strategi Menyerang
Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman bakal membenahi strategi timnya bermain menyerang ketika hanya memiliki 10 pemain di lapangan sebagai persiapan menghadapi Bangladesh.
“Saya pikir satu-satunya yang perlu diperbaiki adalah aspek menyerang dari strategi ketika bermain dengan 10 pemain,” kata John Herdman sesuai pertandingan melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.
Timnas Indonesia harus puas dengan hasil imbang melawan Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Dalam pertandingan tersebut, skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain karena Thom Haye dihukum kartu merah pada menit ke-37.
Kekurangan pemain membuat Indonesia harus menghadapi tekanan intensif dari Malaysia pada babak kedua. Tuan rumah bahkan tidak menciptakan peluang berbahaya hingga laga berakhir.
Herdman menjelaskan, ketika timnya bermain dengan 11 pemain, ada banyak pekerjaan bagus yang dilakukan dengan menciptakan peluang berbahaya melalui sundulan yang mengenai tiang, membuat tembakan, maupun membuat gol meskipun dianulir wasit.
Namun, ketika tim harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah Haye, tim tidak memiliki strategi menyerang yang bagus sehingga hanya bertahan hingga akhir pertandingan.
“Mungkin (ke depan) kami bisa lebih menyerang dengan formasi 10 pemain,” katanya.
Adapun, dengan hasil imbang melawan Malaysia, Indonesia tetap tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengoleksi tiga poin. Indonesia berada di bawah Malaysia yang memimpin klasemen dengan mengoleksi tiga poin namun unggul selisih satu gol.
Skuad Garuda akan memainkan pertandingan ketiga melawan Bangladesh, Kamis (1/10). Sementara Malaysia akan menghadapi Singapura. Hasil laga tersebut akan menjadi penentu bagi kedua tim untuk keluar sebagai juara grup. (Sumber: LKBN Antara)










