Kades Parungpajang Protes, Rumah Warga Dibongkar RTLH, Dibiarkan Mangkrak

Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi Banten di Desa Parungpanjang, Kabupaten Lebak menuai protes. Lantaran sudah satu pekan, rumah target RTLH dibongkar, hingga saat ini dibiarkan mangkrak.

Protes tersebut disampaikan Agus Kahir, Kepala Desa Parungpanjang Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak. “Betul sudah dibongkar, tapi belum dikerjakan dan kami tidak tahu siapa pemborongnya itu lantaran tidak ada konfirmasi ke desa. Makanya kami heran rumah masyarakat sudah dibongkar tapi belum dilaksanakan,” kata Agus Kahir, Rabu (18/9/2019).

Baca:

Menurutnya, desanya mendapatkan 2 unit rumah yang akan dibangun dari program RTLH. “Di rumah mertua yang sudah hampir tidak layak tinggal untuk sementara, untuk desa saya dapat 2 unit, kalau anggaranya 50 juta kalau tidak salah, inpo per unit 6 juta katanya diborongkannya, kan tidak layak,” imbuhnya.

Agus Kahir berharap kepada pihak pemborong agar melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat.

“Harapan kami itu ketika mau melakukan pelaksanaan datanglah ke desa, setidaknya kami kan turun kelapangan. Inimah kan ketika turun program kenapa pihak pemborongnya tidak ada koordinasi ke desa membongkarnyapun kami tidak tau itu masalahnya,” ujarnya. (Ersya Augusta Golda)

Ersya Agusta Golda

Berita Terkait