Kisah Ananda, Penyandang Distabilitas Hingga di SKH Al Kautsar Cilegon

Ananda Ramadhan (10 thn) yang memiliki kekurangan (cacat lahir) atau distabilitas, putra semata wayang dari Ibu Rahmawati (40 thn), akhirnya dapat tersenyum karena sudah diterima menjadi salah satu siswa di Sekolah Kebutuhan Husus (SKH) AL KAUTSAR di Kota Cilegon, Selasa (9/3/2021).

Ananda Ramadhan, bocah penyandang distabilitas, warga Link Saneja Rt 02/Rw 01, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang ini, terpaksa harus bersabar menunggu hingga usianya mencapai sepuluh tahun.

Untuk dapat ikut mengenyam pendidikan di sekolah, membutuhkan berbagai macam persyaratan, di antaranya Kartu Keluarga orangtuanya serta Akte Kelahiran a.n Ananda Ramadhan.

Ananda Ramadhan, sejak lahir sudah tidak miliki ayah. Adapun kedua orangtua Ananda Ramadhan hanya menikah secara agama, dan sudah berpisah sehingga Ibu kandungnya tidak dapat menyekolahkan putra tercintanya.

Sehari-hari, Ibunda Ramadhan berkerja sebagai tenaga upah harian sebagai pencuci dan menggosok pakaian-pakaian kotor dari warga tetangga yang peduli dengan kondisi keuangannya.

Doa dari Ananda Ramadhan yang sangat ingin sekolah dan memiliki cita-cita untuk menjadi polisi, dan juga doa dari Ibunda tercinta akhirnya terkabulkan.

Ibu Sariyanti, seorang Ibu Kader di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang yang selama ini sangat peduli dengan lingkungan serta warga kurang mampu, rupanya sudah menceritakan keinginan Ananda Ramadhan kepada pihak Sekolah Kebutuhan Husus (SKH) AL KAUTSAR.

Selanjutnya, Irma sebagai Kepala Sekolah mendatangi kediaman Ananda Ramadhan, dan mencoba mengupayakan segala sesuatunya. Namun terkendala dalam kelengkapan persyaratan, yaitu KK dan Akte Kelahiran Ananda Ramadhan.

Irma bersama Sariyanti selaku kader, tak patah semangat dan terus berupaya, sehingga akhirnya persyaratan yang dibutuhkan Ananda Ramadhan berhasil dibuatkan setelah hal tersebut diketahui oleh Komunitas Cyber NKRI Anti Hoax, DPD Provinsi Banten.

Bersama mantan Kapolsek Cilegon, Kompol H Jajang Mulyaman, Supandi dari Cyber NKRI DPD Prov Banten, Ade Mufrodi Ketua Tagana Kota Cilegon, dan Sariyanti kader Kelurahan Sukmajaya, secara bersama-sama pada hari Selasa (9/3/2021) jam 11.30 siang, mengantarkan Ananda Ramadhan, bocah distabilitas untuk menyerahkan persyaratan yang dibutuhkan untuk dapat diterima menjadi siswa di Sekolah Kebutuhan Husus (SKH) AL KAUTSAR.

Irma, Kepala Sekolah Kebutuhan Husus (SKH) AL KAUTSAR menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bahu membahu mengurus dan mengantarkan Ananda Ramadhan, sehingga Ananda Ramadhan sudah dapat mengikuti semua mata pelajaran di Sekolah Kebutuhan Husus (SKH) AL KAUTSAR.

“Terima kasih kepada semua pihak, terutama Cyber NKRI DPD Banten, yang sudah membantu menguruskan berkas-berkas kependudukan Ananda Ramadhan, sehingga bisa bergabung bersama kami di SLB/SKH Al-Kautsar, semoga ke depannya bisa membantu yang lainnya, aamiin,”ujar Ibu Irma.

Irma menambahkan, “Kami berharap ke depannya Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang belum mengenyam pendidikan yang ada di Cilegon, dapat mendapat pelayanan sesuai hak mereka. Untuk itu kepada semua pihak yang sekiranya mengetahui/mendapatkan informasi ada ABK yang belum bersekolah, insya Allah kami siap membantu,. (daeng yus)

Yusvin Karuyan

Berita Terkait