KNPI Banten Versi Rifai Darus Berkomitmen Dukung Program Kerja Pemprov Banten

Foto: Sofi Mahalali

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten yang dipimpin oleh Rano Alfath versi Rifai Darus berkomitment untuk mendukung program kerja dari Pemrov Banten. Demikian disampaikan Sekertaris KNPI Provinsi Banten, Sirojudin, usai melakukan rapat tindak lanjut Rakerda yang di selenggarakan di Sekertariat KNPI Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, Rabu, (27/2/2018).

“Mudah-mudahan kita bisa berjalan dengan lancar, dan juga diberikan kemudahan dalam berorganisasi. Terutama dalam menjalankan program kerja yang dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Wakil Gubernir Banten Andika Hazrumy,” tuturnya.

Selain itu, Sirojudin juga membeberkan, dalam kegiatan ini merupakan pemantapan hasil Rakerda, untuk bagaimana rancangan program kerja di masing-masing bidang dapat dilaksanakan, agar anggaran tahun 2018 bisa terarah dan terencana dengan baik. Selain itu, digunakan sebagai ajang silaturahmi para pengurus untuk mewujudkan KNPI yang berintegritas yang bisa bermanfaat untuk pemuda dan masyarakat Banten pada umumnya.

Sementara Gaus Alam, Wakil Ketua I Bidang Organisasi, pasca pleno ini ia mengatakan akan melaksanakan program kerja hasil Rakerda yang dilaksanakan di Green Serpong, Kota Tanggerang. Menurutnya, agar roda organisasi di DPD KNPI Provinsi Banten bisa berjalan dengan baik, harus diselenggarakan program kegiatan yang tidak hanya berbau seremonial. Namun harus dilakukan program yang konkrit.

Baca: Barisan Juang Kolom Kosong Matangkan Teknis Pergerakan Pilkada Lebak

“Wujud konkritnya, yaitu dengan memberikan bantuan nyata dari KNPI dan pengurus yang berjiwa sosial. Yang nantinya diharapkan, langsung dirasakan masyarakat. Seperti apabila ada masyarakat yang tidak mampu, terkena penyakit dan sebagainya,” katanya.

“Tahun 2018 ini kita akan mencoba melakukan bedah rumah dengan jumlah 3 rumah di tiap 8 Kabupaten/Kota, dan ingin membangun MCK di tempat yang memang lokasinya membutuhkan, dan kekurangan air. Walaupun bangunan nantinya tidak terlalu mewah,” tambahnya.

Dia berpendapat bahwa, program tersebut sendiri tentunya tidak akan bisa berjalan apabila hanya menggunakan anggran dari KNPI, lantaran program kerja dari KNPI banyak. Namun solusinya akan melakukan kerjasama dengan OPD terkait.

Selain itu, menyikapi permasalahan angka pengangguran pemuda yang terjadi Banten. Dia akan mengakomodir para pemuda, dan merencanakan program keweirausahaan bagi pemuda, ataupun akan melakukan kerjasama dengan para pemilik perusahaan. (Sofi Mahalali)

Berita Terkait