Sosial

Lebak Butuh 314 Hunian Tetap Bagi Korban Bencana Alam Tahun 2020

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten menyatakan daerah itu membutuhkan 315 unit hunian tetap (huntap) untuk penyintas bencana alam 2020 yang kini tinggal di hunian sementara.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak Sukanta di Lebak, Minggu (25/1/2026), mengatakan masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor 2020 hingga kini tinggal di huntara di Kecamatan Lebak Gedong dan Kecamatan Cipanas.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah pusat memasukkan anggaran hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR). Sebab, jika penanganan ditanggung pemerintah daerah, dipastikan tidak memiliki anggaran yang cukup besar, terlebih adanya penerapan efisiensi anggaran.

“Pembangunan huntap 315 unit itu terdiri dari 294 unit di Lebak Gedong dan 94 unit di Cipanas membutuhkan anggaran Rp61 miliar,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak pada 26 Januari 2026 akan mengalokasikan Rp2 miliar untuk pematangan lahan di Lebak Gedong seluas 5,4 hektare dan Cipanas 2 hektare.

Pembangunan pematangan lahan tersebut diharapkan dapat segera dimulai pembangunan huntap dalam waktu dekat ini.

“Kita sudah berupaya untuk memperjuangkan masyarakat yang terdampak bencana dan mereka masih tinggal di huntara,” katanya menjelaskan.

Sementara warga Lebak Gedong Kabupaten Lebak, Zaenudin mengatakan pihaknya mendesak pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan huntap bagi masyarakat yang terdampak bencana alam 2020, karena hingga memasuki enam tahun mereka menempati gubuk-gubuk tenda huntara dengan kondisi tidak layak huni juga ditambah kebocoran sehubungan memasuki musim hujan.

Masyarakat di sini menempati gubuk huntara memasuki enam tahun dengan kondisi cukup memprihatinkan.

“Kami berharap janji pemerintah untuk pembangunan huntap segera direalisasikan,” katanya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten mengemukakan pembangunan hunian tetap (huntap) korban bencana banjir bandang 2020, bisa terealisasi tahun 2026 (Baca: Hunian Tetap Bagi Korban Banjir Bandang di Lebak 2020, Baru Terealisasi 2026).

“Kita pekan depan mendatangi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta untuk kepastian anggaran pembangunan huntap,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Lebak Sukanta di Lebak, Jumat (5/12/2025).

Masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak 2020, kini masih tinggal di hunian sementara (huntara) di Kecamatan Lebak Gedong dan Cipanas sekitar 200 kepala keluarga (KK). (Pewarta : Mansyur Suryana – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button