Gubernur Imbau Rayakan Tahun Baru Dengan Sholat Ghoib dan Dzikir di Masjid

Gubernur Banten, Wahidin Halim mengimbau agar warga menghindari pantai dalam merayakan pergantian tahun baru masehi. Disarankan, warga melaksanakan sholat ghoib dan berdzikir di seluruh masjid di Banten, memanjatkan doa agar Banten selalu selamat dan dalam lindungan Allah SWT.

Siaran Pers Diskominfo Banten yang diterima MediaBanten.Com, Senin (31/12/2018), imbauan Gubernur Banten itu tercantum dalam surat edaran tentang pergantian tahun baru masehi di Banten. Surat edaran ditujukan kepada Bupati/Walikota se-Banten, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten, kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD)/Biro, pemimpin lembaga/organisasi keagamaan. Surat Edaran tersebut dikeluarkan dalam rangka memelihara ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat.

Surat tersebut menyatakan himbauan untuk menjauhi dan tidak melakukan kegiatan apapun di sepanjang pantai dan mengisi malam pergantian tahun ini dengan kegiatan ibadah dan bagi yang beragama Islam agar diisi dengan kegiatan di masjid sekitar rumahnya, diisi dengan istighosah, berdzikir dan berdoa, serta melaksanakan shalat Ghoib bagi para korban Tsunami Selat Sunda.

Gubernur dan seluruh pegawai Pemprov Banten awalnya akan melaksanakan Istighosah di tempat yang terkena bencana, namun setelah beberapa tempat di survey ternyata rata-rata lokasi dan fasilitas umum masih dalam kondisi pembenahan dan pembersihan sehingga tidak memungkinkan untuk menggelar acara atau kegiatan yang melibatkan ribuan orang jamaah, apalagi akan dihadiri juga para pegawai Pemprov Banten yang mencapai lebih dari 4.000 orang.

Baca: RSDP Serang Diminta Segera Kembalikan Uang “Palak” Korban Tsunami di Banten

Untuk itu, pegawai pemprov Banten dan jamaah dari warga masyarakat akan difokuskan shalat ghoib dan dzikir bersama di Mesjid Raya Al-Bantani KP3B, Kota Serang dan diselenggarakan di Masjid-masjid sekitar wilayah yang terkena bencana. Oleh sebab itu Gubernur akan mengirimkan perwakilan pemprov dan meminta MUI di setiap daerah tersebut untuk memimpin doa dan dzikir di malam tahun baru ini.

Selanjutnya, Gubernur Banten mengharapkan agar malam tahun baru di Banten tidak ada hal yang kontras, sisi lain ada yang menderita karena bencana sisi lain ada yang berlebihan merayakannya. “Kita sedang prihatin atas kejadian musibah tsunami yang melanda pesisir Banten, tadinya saya ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, tapi ternyata keadaannya belum memungkinkan. Kita doakan saja bersama-sama,” katanya.

Dan atas kondisi keprihatinan akan bencana Tsunami di Banten tersebut setiap Walikota dan Bupati di Provinsi Banten baik yang daerahnya terkena bencana maupun tidak, akan menyelenggarakan pula Istighosah dan juga telah mengedarkan Surat himbauan dan mengajak kepada warga masyarakatnya yang beragama Islam agar melakukan Istighosah, Shalat Ghoib dan berdoa bersama. (Siaran Pers Diskominfo Banten)

Berita Terkait