Sosial

KKM UNIBA Salurkan Wakaf Al-Qur’an untuk Tiga Lembaga Keagamaan

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 85 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) yang bertugas di Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui penyaluran wakaf Al-Qur’an dan perlengkapan salat kepada sejumlah lembaga keagamaan di desa tersebut.

Kegiatan sosial yang berlangsung dengan penuh khidmat ini terlaksana berkat kolaborasi antara KKM UNIBA Kelompok 85 Universitas Bina Bangsa dan komunitas kemanusiaan Senabung Serang.

Sinergi tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama dalam mendukung peningkatan sarana ibadah sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat di pedesaan.

Bantuan disalurkan kepada tiga lembaga keagamaan, yakni Masjid Jami’ Al-Mustofa, Majelis Taklim se-Desa Sukarendah, serta pondok pesantren yang berada di lingkungan Desa Sukarendah. Adapun bantuan yang diberikan berupa mushaf Al-Qur’an dan perlengkapan salat yang diharapkan dapat melengkapi fasilitas ibadah serta menunjang aktivitas keagamaan masyarakat.

Ketua KKM Kelompok 85 Universitas Bina Bangsa, Febriyansah, mengatakan bahwa program tersebut merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Senabung Serang yang telah mendukung penuh program wakaf ini sehingga dapat direalisasikan dengan baik. Semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Senabung Serang, Ade Idzhar, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKM yang dinilai mampu menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Semoga bantuan yang disalurkan dapat digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat serta menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus terjalin demi memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.

Pengurus Masjid Jami’ Al-Mustofa, perwakilan Majelis Taklim, dan pimpinan pondok pesantren menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas bantuan yang diterima.

Mereka berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sarana ibadah dan pendidikan keagamaan di Desa Sukarendah.

Program wakaf ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Melalui sinergi tersebut, semangat gotong royong dan nilai-nilai kepedulian sosial diharapkan terus tumbuh, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Editor: Abdul Hadi

Abdul Hadi

Back to top button