Wagub Banten Dalam HKSN 2018 dan Penyaluran Tali Asih Tagana

Wakil GubernurBanten, Andika Hazrumy menghadiri acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2018 Tingkat Provinsi Banten, sekaligus Pembinaan dan Penyaluran Tali Asih/Insentif bagi anggota Tagana se-Banten di Halaman Kantor Dinas Sosial Provinsi Banten KP3B Curug Kota Serang, Senin (17/12/2018).

Andika mengartikan HKSN sebagai salah satu wadah , gagasan perekat kesatuan bangsa dan negara. “Saya berharap seluruh teman-teman yang berkecimpung didalam organisasi rumpun sosial harus dapat memaksimalkan peran dan tujuan untuk dapat memberikan bantuan positif bagi masyarakat sekitar khususnya Tagana,“ ujar Wagub Banten.

Menurut Andika, Tagana memiliki visi kemanusiaan untuk membantu sesama, khususnya dalam tanggap darurat benacana alam. Selain itu Andika juga menginginkan untuk memaksimalkan peran para individu yang tergabung dalam organisasi rumpun sosial khususnya Tagana melalui program-program yang direncanakan Pemerintah Provinsi Banten.

Baca: Pemprov Banten Pecat 4 ASN dan 15 ASN Diberhentikan dari Jabatan dan Turun Pangkat

Andika meyakini para individu yang tergabung dalam organisasi tersebut memiliki rasa tanggung jawab beban moral yang tinggi. “ Beban moral untuk membantu sesama manusia,“ kata Andika.

Wagub meminta kepada para anggota Tagana Provinsi Banten untuk saling menguatkan satu sama lain serta meminta kepada para koordinator Tagana kab/kotase-Banten untuk lebih memaksimalkan komunikasi dan koordinasi terkait pengembangan personil Tagana.

Pada kesempatan itu juga Wakil Gubernur Banten yang sekaligus menjabat sebagai Pembina Tagana Provinsi Banten memberikan secara simbolis Tali Asih /Insentif kepada para anggota Tagana se-Provinsi Banten serta memberikan penghargaan kepada para anggota Tagana Provinsi Banten berjumlah 10 (sepuluh) orang yang telah berangkat membantu korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Sigi, dan Donggala selama 15 (limabelas) hari.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten bersama jajaran, dan para anggota Tagana se-Provinsi Banten. (SubagPeliputan dan Dokumentasi Biro ARTP Pemperov Banten)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait