Sebanyak 60 KK di Cibaliung Terima Bantuan Dari Program Kurma

Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) penerima manfaat dari program Kolaborasi Touring Ramadan (Kurma) di Kampung Batu Payung (Cibaliung), Tanjungjaya (Ujung Kulon) dan sejumlah usaha kecil di Serang.

Porgram Kurma berkolaborasi dengan komunitas, CV Baitul Mal dan lembaga filantropi lainnya di Kota Serang. Lembaga itu antara lain Rumah Kolaborasi Kita, Bailul Mal Ahsanu Nadiyya, MES Banten, Laz Harfa, Visi Intelegensia, Mengejar Kebaikan dan Demo Febi UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten.

“Kegiatan Kurma ini diselenggarakan dengan mengendarai sepeda motor dari Serang hingga Ujung Kulon pada Sabtu dan Minggu atau tanggal 1-2 Mei kemarin,” demikian rilis dari Mengejar Kebaikan yang diterima MediaBanten.Com, Selasa (4/5/2021).

Para kurir kebaikan harus menempuh perjalanan panjang saat mendistribusikan bantuan dari Program Kurma. Medan yang ditempuh tidaklah mudah seperti jalan bebatuan, sungai, tanah berlumpur hingga jembatan bambu yang dibuat swasdaya masyarakat untuk akses jalan di tengah hutan. Jembatan itu mulai rapuh.

Baca:

Para kurir kebaikan juga harus memiliki stamina yang kuat untuk mendistribusikan bantuant ersebut. Kendaraan yang digunakan pun harus dalam kondisi yang baik, karena jalan yang dilalui masih berupa bebatuan dan tanah basah. Belum lagi harus melewati jembatan yang terbuat dari bambu dengan guyuran hujan.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan program KURMA ini berupa berbagi kurma, tebar Al-Qur’an, memberikan kado lebaran dan itikaf di masjid sekitar lingkungan penerima manfaat.

Fery Setiawan, Founder Mengejar Kebaikan menjelaskan, para penerima manfaat sangat butuh perhatian karena jauh dari kata berkecukupan. Kondisi rumah yang masih semipermanen membuat rasa empati muncul bagi siapapun yang terjun langsung untuk melihatnya. Kehidupan sehari-hari yang dijalani masyarakat juga masih bergantung dari hasil bercocok tanam.

Fery juga mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur, yang telah mendonasikan uang, Kurma, serta Al-Quran sehingga agenda KURMA ini dapat terlaksana dengan baik. Harapannya agenda seperti ini tidak hanya pada bulan Ramadhan saja, tetapi juga dapat terlaksana pada bulan-bulan lainnya.

“Sebagai bagian dari kurir kebaikan kali ini, mengartikan kebaikan tidak bisa hanya sebatas memberi, tapi juga ikut merasakan kenikmatan dari kebaikan itu sendiri. Realisasi kebaikan saat ini menjadi awal untuk terus menebar kebaikan di kemudian hari.” Ujar Andri salah satu anggota dari Mengejar Kebaikan yang ikut terjun langsung dalam program KURMA. (*)


Apakah Artikel Ini Bermanfaat? Silakan Berikan DONASI ANDA. Klik Tombol Di Bawah Ini.
donate button

Berita Terkait