Fajar Tekankan Karakter dan Kemandirian Pangan pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo menyampaikan, bahwa Peringatan Hari Pramuka ke-65 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan” merupakan wujud komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita kedua Pemerintah Republik Indonesia.
Khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan serta kemandirian nasional.
“Adik-adik. Setiap hari kita yang ada di sini, semua makan nasi, semua makan lauk-pauk. Tapi apakah kalian pernah bertanya, apa yang akan terjadi apabila tidak ada yang meneruskan? Apabila kita tidak melakukan swasembada pangan? Generasi Kakak saat ini, memastikan agar generasi Adik-adik semua jauh lebih baik lagi,” ungkap Fajar di hadapan peserta upacara saat bertindak sebagai Pembina Upacara pada Peringatan Hari Pramuka ke-65, di Alun-Alun Kota Cilegon.
Fajar menegaskan, bahwa swasembada pangan tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan bercocok tanam.
Lebih dari itu, diperlukan kedisiplinan, produktivitas, kecintaan terhadap sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui pendidikan Kepramukaan ini, kita berupaya untuk menumbuhkan budaya yang produktif, rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda,” terangnya.
Selain mendorong kemandirian dan produktivitas, Fajar juga berpesan kepada para anggota Pramuka, untuk senantiasa membangun karakter dan menjaga nilai-nilai adab serta etika dalam kehidupan sehari-hari.
“Adik-adik di sini ingin sukses semuanya kelak? Pesan dari saya simpel, jaga adab, etika, dan jadilah seseorang yang memiliki karakter terbaik. Dimulai dari hal yang kecil, dimulai dari hal yang simpel sekali,” katanya
Menurut Fajar, generasi muda harus membiasakan diri untuk menjadi pribadi yang tidak hanya mempersiapkan masa depan diri sendiri, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membangun masa depan bangsa.
“Kalau ibarat kata, Adik-adik merasa capek buat tenda, bayangkan 5, 10, atau 15 tahun yang akan datang, Adik-adik akan membangun masa depan, tidak hanya masa depan diri kalian sendiri, tapi masa depan bangsa kita,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh anggota Pramuka Kota Cilegon untuk menanamkan rasa bangga dan syukur, karena telah menjadi bagian dari Gerakan Pramuka.
Fajar memberikan apresiasi kepada para anggota Pramuka yang telah dengan tulus mengabdikan diri sebagai calon penerus generasi bangsa, termasuk kepada para pembina dan seluruh pihak yang terus mendukung perkembangan Gerakan Pramuka.
“Taruhlah rasa kebanggaan, taruhlah rasa penghormatan, rasa syukur kita sudah menjadi bagian dari Pramuka Kota Cilegon,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fajar menyoroti tantangan generasi muda yang saat ini tumbuh di tengah perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat.
Perubahan iklim, perkembangan teknologi digital, hingga kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menjadi bagian dari perkembangan zaman yang harus dihadapi dengan kesiapan dan rasa syukur.
“Zaman dulu, zaman Kakak sekolah, tidak ada itu namanya smartboard. Tidak ada komputer, tidak ada laptop. Tapi Adik-adik saat ini, sudah hidup di zaman yang lebih memadai, lebih baik lagi. Taruhlah rasa syukur terhadap apa yang sudah kita miliki saat ini,” ucapnya.
Di tengah kemajuan tersebut, Fajar mengingatkan, bahwa generasi muda juga masih menghadapi berbagai persoalan sosial, termasuk ancaman penyalahgunaan narkotika.
Oleh karena itu, pendidikan karakter dan keteladanan, menjadi hal penting yang harus terus diperkuat.
“Tapi, harapannya adalah kepada Adik-adik semuanya. Ketika kelak kalian menjadi seorang pemimpin, tolong terapkanlah dan berikanlah contoh yang baik kepada tim kalian. Apa yang baik dari Kakak, tolong ditiru. Apa yang tidak baik dari kami-kami generasi di hadapan kalian ini, tolong jangan ditiru,”pesannya.
Fajar berharap, seluruh anggota Pramuka dapat terus tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, mandiri, serta memiliki semangat untuk meraih cita-cita.
Ia juga mengajak, para guru dan orang tua untuk terus memberikan bimbingan kepada generasi muda agar mampu melangkah ke arah yang lebih baik.
Fajar juga menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan yang telah menerima penyematan serta kepada panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan kegiatan Peringatan Hari Pramuka ke-65.
Fajar menitipkan pesan, agar nilai-nilai kepramukaan dan Dasa Darma senantiasa melekat dalam kehidupan setiap anggota Pramuka, di mana pun berada dan dalam kondisi apa pun.
“Mungkin usia tiap hari terus bertambah, tapi saya titip, di mana pun kalian berada, apa pun yang terjadi, taruh rasa Pramuka itu, rasa Dasa Darma itu dalam diri kalian sendiri. Jangan pernah luput. Tugas kita adalah mewariskan yang baik, tugas kita adalah meneruskan agar mereka semua menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kota Cilegon menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, kedisiplinan, kemandirian, dan karakter generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Dengan semangat “Satu Pramuka untuk Indonesia”, Fajar mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara.
“Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia, Dirgahayu Gerakan Pramuka,” tutupnya. (Penulis : Daeng Yusvin)









