Banser Kabupaten Serang Perangi Radikalisme dan Terorisme

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Serang menggelar rapat koordinasi nasional (rakorcab) dan ngaji kebangsaan dengan seluruh pimpinan anak cabang Banser Ansor se-Kabupaten Serang.

Banser Ansor bertekad menjadi garda terdepan menjaga NKRI dan memerangi radikalisme dan terorisme.

Komitmen Banser Ansor itu menjadi pernyataan sikap seusai menggelar rapat koordinasi cabang (rakorcab) di Kantor Sekretariat PCNU, Perumahan Cikande Permai, Desa Situterate, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Sabtu (22/2/2020).

Rakorcab juga melibatkan GP Ansor se-Kabupaten Serang serta dihadiri Ketua MUI Kecamatan Cikande, sejumlah pimpinan pondok pesantren (Ponpes), Kapolsek dan Danramil Cikande serta masyarakat sekitar.

Rasa Prihatin

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka rasa prihatin kita sebagai umat Islam khususnya Banser Kabupaten Serang terkait maraknya paham radikalisme dan tindakan terorisme,” ungkap Kasat Korcab Banser Kabupaten Serang, Aji Baskoro.

Selain itu, menurut Aji Boskoro, kegiatan rakorcab juga sebagai salah satu upaya Banser Kabupaten Serang selaku sayap juang NU dalam mencegah atau menangkal tumbuh berkembangnya paham radikalisme di wilayah Kecamatan Cikande.

“Berkaca pada pengalaman, wilayah Kecamatan Cikande mempunyai sejarah sebagai tempat tinggal dan persembunyian serta penyebaran ajaran kelompok yang memiliki paham radikalisme,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor NU Kabupaten Serang, Gus Alfi mengatakan GP Ansor berkomitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI dari paham radikalisme dan Terorisme dengan berbagai upaya yaitu salah satunya dengan melaksanakan kegiatan ini.

Tindakan Terorisme

Menurut Gus Alfi, tindakan terorisme dapat terbentuk sejak dini melalui paham-paham dan ajaran radikal yang disisipkan dalam kegiatan kajian atau tausiyah dengan mengatasnamakan jihad dalam agama islam yg dilakukan oleh para pelaku atau kelompok teror.

Penyakit intoleran merupakan salah satu penyebab terjadinya radikalisme yang berujung pada terjadinya tindakan terorisme.

Salah satu cara menangkal paham radikalisme dan terorisme yaitu dengan selalu membentuk, menjalin dan menjaga ukhuwah islamiyah antar sesama manusia.

“Ansor Banser sebagai sayap juang NU harus dapat menangkal tumbuhnya paham radikal khususnya di wilayah Kabupaten Serang,” tegas pimpinan Ponpes Bisimillah Padarincang, Kabupaten Serang.

Ditempat yang sama, baik Kapolsek Cikande Kompol Sugeng Pamuji maupun Danramil Cikande Kapten Inf Sudarsono menyampaikan apresiasi kepada Banser Ansor dalam melaksanakan kegiatan. Ini sebagai salah satu upaya dalam menangkal tumbuh dan berkembangnya paham radikalisme.

Paham radikalisme selalu membungkus kegiatannya dengan atas nama agama islam, padahal agama islam adalah agama yang Rahmatan lil alamin.

Saat ini paham radikalisme dapat berkembang pesat melalui media sosial yang sasarannya adalah anak muda, sehingga harus bijak dalam menggunakan medsos dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan adanya kegiatan yang positif seperti ini, diharapkan kita dapat mencegah berkembangnya paham radikalisme. Kami mengajak untuk bersama-sama dalam menjaga keutuhan NKRI dengan berbagai macam upaya sehingga rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia tetap terjaga,” ungkapnya. (yono)

Berita Terkait