Persit Kartika Chandra Korem 064/MY Kunjungi Perajin Tenun Baduy

Foto: Penrem 064/MY

Ketua Persit Kartika Chandra  Kirana Korcab Korem 064/My PD III/Slw, Ny Antik Ito Hediarto yang diwakili oleh ibu-ibu  Persit ke Baduy, tepatnya di Kampung Kadu Ketug,  Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar , Kabupaten Lebak, Rabu,(31/1/2018). Kedatangan ibu-ibu Persit ini untuk mempejari tenun Baduy.

Kunjungan kali ini untuk menggali informasi tetang pembuatan songket ataupun kain tenun hasil kerajinan tangan masyarakat Baduy. Ana Widhitama, anggota yang mewawancara perajin tenun Baduy bernama Rawi, keberadaan ibu-ibu Persit membuat omzet penjualan tenun naik.

Rawi mengatakan, pihaknya juga gembira dengan kehadiran ibu-ibu Persit ke Baduy karena dapat mengajarkan cara membuat tenun Baduy ke ibu-ibu. Dia juga berharap, tenun Baduy ini dapat dikembangkan motif Awaadu Mancung Penuh dengan pewarna alami. Kesulitannya antara lain hingga sekarang belum ada yang bisa menyalur benang sutera ke para perajin.

Rawi mengatakan, pembuatan satu songket Baduy dapat diselesaikan dalam waktu dua hari hingga satu minggu. Lama waktu penyelesaian tergantung ukuran songket yang dipesan. Bahan-bahan untuk tenun seperti benang, para perajin biasa membeli di toko atau warung terdekat dari pemukiman Baduy.

Rawi berharap, omzet tenun Baduy ini semakin bertambah, termasuk dari ibu-ibu Persit. Sedangkan Jaro Saija, Kepala Desa Kanekes menyabut baik kedatangan ibu-ibu Persit. Kedatangan rombongan ini sebagai wujud kepedulian terhadap perajin tenun Baduy. (Penrem 064/MY)

Berita Terkait