Lalu Lintas

Menteri Perubungan Pastikan Arus Mudik 2025 Jawa – Sumatera Lancar dan Aman

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi memastikan arus mudik 2025 yang melintas Jawa-Sumatera berjalan lancar dan aman. Bahkan puncak arus mudik yang terjadi, kepadatannya masih dalam batas wajar.

“Meskipun terjadi kepadatan, antrean pemudik masih tetap terkendali dan tidak sampai tumpah ke jalan raya. Selanjutnya kami terus berupaya dan memastikan perjalanan pemudik berjalan lancar dan nyaman hingga arus balik mudik mendatang,” ujar Menhub Dudy Purwagandhi saat meninjau pengamanan penyebaran di Pelabuhan Merak dan Ciwandan pada Sabtu (29/03/2025).

Diketahui kunjungan kerja dalam rangka penanganan pengamanan arus mudik lebaran idul Fitri tahun 2025 itu, Menhub Dudy Purwagandhi didampingi oleh Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto.

Kegiatan juga dihadiri Wakapolda Banten, Brigjen Pol Hengki, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Andrian Susanto, dan Jajaran Forkopimda Banten juga ikut dalam pengecekan ini.

Dalam kesempatan tersebut Menhub mengaku pihaknya sudah menduga bahwa puncak arus mudik akan terjadi sejak tadi malam (Jumat). Oleh karena itu pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk mengurai antrean ke dalam kapal.

“Kami sudah menduga akan ada kepadatan sejak tadi malam dan untuk mengurai kepadatan kami sudah menyiapkan langkah yakni memaksimalisasi dermaga dan penyiapan kapal yang cukup ” terangnya.

Tak hanya itu, kata dia, dibantu dengan TNI dan Polri pihaknya juga sudah melakukan mitigasi untuk menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2025 ini. Berupa rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan panjang.

“Tapi kita bisa lihat tidak ada kemacetan yang berarti di mudik lebaran tahun ini. Tidak ada antrean panjang hingga tumpah ke jalan raya, apalagi sampai exit tol,” tandasnya.

Seraya mengaku selain mitigasi kemacetan dan kepadatan yang lebih terintegrasi, ia juga mengatakan pihaknya juga memaksimalkan pelayanan berupa perhatian kepada pemudik, terutama anak-anak, mereka juga membagikan makanan ringan.

“Sebagai bentuk perhatian kepada pemudik, terutama anak-anak, kami juga membagikan makanan ringan. Selain itu, kami telah menyediakan fasilitas seperti tempat bermain anak, tempat istirahat, bengkel, dan toilet umum untuk memenuhi kebutuhan pemudik,” kata Menteri Perhubungan.

Lebih jauh untuk menaggantisipasi arus mudik dan arus balik, penyiapan jumlah kapal akan disesuaikan dengan situasi di lapangan.

“Saat ini, ada delapan kapal yang dioperasikan di Pelabuhan Ciwandan. Sementara di Pelabuhan Merak, tersedia 36 kapal yang tersebar di tujuh dermaga,” tutupnya (Budi Wahyu Iskandar).

Budi Wahyu Iskandar

Back to top button