Edukasi

Pemkab Tangerang Siapkan Rp68 Miliar Untuk Tambah Kuota Sekolah Gratis SD SMP

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang segera menyiapkan anggaran sebesar Rp68 miliar untuk memperluas penambahan kuota program sekolah gratis SD /SMP pada tahun 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana di Tangerang, Rabu (21/1/2026) mengatakan, bahwa dalam penambahan kuota sekolah gratis ini merupakan langkah komitmen pemerintah daerah untuk memenuhi layanan dasar khususnya pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan gratis.

“Jumlah kuota dan anggaran sekolah gratis di tahun 2026 ini telah resmi ditambah. Tentunya, ini merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Semua anak harus mendapatkan hak pendidikannya, baik di swasta ataupun di sekolah negeri,” jelasnya.

Ia menerangkan, tambahkan kuota sekolah gratis di tingkat SD dan SMP untuk tahun ajaran 2026 ini telah ditetapkan sebanyak 41.663 siswa/siswi dari sebelumnya di tahun 2025 hanya 27.274 pelajar.

“Dimana, pada tahun 2025 lalu terdapat 27.274 siswa-siswi dengan anggaran yang digelontorkan sebesar Rp40 miliar kini bertambah menjadi 41.663 siswa-siswi dengan anggaran sebesar Rp68 miliar,” ungkapnya.

Menurutnya, penyaluran puluhan miliar anggaran untuk sekolah gratis ini hanya mencakup beberapa poin di antaranya uang bangunan, sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), biaya daftar ulang, dan biaya ekstrakurikuler yang terdaftar di dalam anggaran BOS.

Sementara, untuk biaya keperluan pribadi, seperti seragam, sepatu, tas, ataupun alat tulis tidak ditanggung dalam program sekolah gratis tersebut.

“Jadi yang ditanggung dalam program sekolah gratis ini hanya uang bangunan, SPP, daftar ulang, dan biaya ekstrakurikuler yang terdaftar BOS. Di luar itu, ditanggung oleh individu masing-masing,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dilly Windu menambahkan, dari total kuota sekolah gratis untuk 2026 sebanyak 41.663 siswa-siswi, terdiri dari SD 11.657 pelajar, dan SMP sebanyak 30.006 siswa-siswi.

Kemudian, dari anggaran sekitar Rp68 miliar yang digelontorkan tersebut akan dibagi ke dua sektor seperti untuk SD sebesar Rp13,9 miliar, dan SMP sebesar Rp54 miliar.

“Anggaran untuk SD sebesar Rp13.989.200.000 dengan kuota siswa-siswi sebanyak 11.657 orang, dan untuk SMP Rp 54.010.800.000 jumlah calon siswa-siswi sebanyak 30.006 orang,” kata dia. (Pewarta : Azmi Syamsul Ma’arif – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button