Aplikasi & OS

Pemkot Cilegon Dorong Literasi Digital Dalam Pemanfaat AI

Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) terus mendorong peningkatan literasi digital masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Pemanfaatan AI, diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, namun tetap harus digunakan secara aman, bertanggung jawab, dan beretika.

Kepala Diskominfo SP Kota Cilegon, Agus Zulkarnain menyampaikan, bahwa AI merupakan inovasi teknologi yang berbasis pada pengolahan data dan algoritma cerdas, sehingga pemanfaatannya perlu disertai pemahaman yang baik agar tidak disalahgunakan.

“AI memiliki potensi besar untuk mendukung pelayanan publik, pendidikan, dan sektor ekonomi kreatif. Namun, masyarakat perlu memahami batasan etika, keamanan data, dan aspek hukum dalam setiap penggunaan teknologi digital,” ujar Agus Zulkarnain.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Kabid Aptika) Diskominfo Kota Cilegon, TB. Sofat menegaskan, pentingnya kewaspadaan terhadap konten digital yang dihasilkan oleh teknologi AI, khususnya yang berpotensi menyesatkan.

“Konten berbasis AI, seperti gambar, video, maupun teks, sangat mudah dimodifikasi. Tanpa verifikasi yang baik, hal ini dapat memicu penyebaran hoaks, manipulasi informasi, dan konten deepfake yang merugikan masyarakat,” jelas TB. Sofat.

Ia menambahkan, bahwa pemahaman terhadap cara kerja AI, termasuk potensi bias algoritma dan risiko kebocoran data pribadi, menjadi bagian penting dari literasi digital. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih kritis dalam mengonsumsi dan menyebarkan informasi di ruang digital.

Diskominfo SP Kota Cilegon juga mengingatkan, bahwa penyalahgunaan teknologi informasi dan konten digital, dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Masyarakat diharapkan, dapat menjadi pengguna teknologi yang cerdas sekaligus bertanggung jawab.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Cilegon melalui Diskominfo SP, terus melaksanakan berbagai program edukasi dan sosialisasi literasi digital guna menciptakan ekosistem digital yang aman, sehat, dan produktif, serta mendukung percepatan transformasi digital di Kota Cilegon.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat, pemanfaatan AI diharapkan mampu mendorong inovasi daerah tanpa mengabaikan nilai etika, hukum, dan kepentingan publik. (Penulis : Daeng Yusvin)

Yusvin Karuyan

Back to top button