Koperasi UMKM

Pemkot Tangerang Tawarkan Produk Unggulan UKM di Trade Expo Indonesia

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menawarkan sejumlah produk unggulan seperti handuk, fiber glass, hingga rempah dan kopi di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) edisi ke-40 yang digelar di BSD City Tangerang.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang Suli Rosadi di Tangerang, Kamis (16/10/2025) mengatakan produk unggulan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan industri kecil dan menengah (IKM) yang ditawarkan telah memiliki kualitas ekspor yang sangat baik.

“Kami menghadirkan produk-produk pilihan dan unggulan yang ada di booth Kota Tangerang. Ini menjadi upaya kami memperluas pasar hingga internasional dari produk lokal Kota Tangerang,” kata Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang Suli Rosadi

Pemilik Bilgis Fiber Glass Lia Maulida yang menyertakan produknya di ekspo mengatakan, produknya sudah mulai ekspor ke berbagai negara di Asia hingga Eropa. Dengan mengikuti TEI diharapkan mampu menambah pasar di luar negeri.

“Kami membuat aksesoris dari fiber glass. Terdapat berbagai bentuk, namun yang best seller adalah bentuk ikan koi. Untuk satuan, mulai dari Rp 50 ribu, lalu Rp 250 ribu dengan ukuran sedang. Masih ada ukuran yang lebih besar untuk beberapa pesanan khusus,” katanya.

Pelaku usaha lainnya, pemilik Youmau Coffee, Asep Saepudin mengaku sangat terbantu dengan diikutsertakan dalam TEI. Menurutnya, dengan mengikuti pameran ini dapat menjadi peluang menambah pasar di luar negeri.

“Produk kami ada Kopi Binturong dan Kopi Luwak. Saat ini, kami sedang dorong agar Kopi Binturong lebih dikenal baik lokal maupun internasional. Kami juga akan mulai ekspor bulan depan, dan dengan dukungan dari Pemkot Tangerang ini sangat membantu kami para pelaku usaha untuk lebih memperluas jangkauan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, salah satu produk UMKM Kota Tangerang juga mendapatkan penghargaan UKM Pangan Award 2025. Produk tersebut adalah Cokelatin Signature.

Owner Cokelatin, Irena Surosoputra mengaku bangga dan akan terus mengembangkan produknya ke berbagai negara.

“Alhamdulillah, kami diberi kepercayaan mendapatkan penghargaan ini setelah tiga tahun mengikuti dan tahun 2025 bisa mendapatkan penghargaan. Dari produk kami, yang lolos kurasi adalah varian bubuk dari dark chocolate dan kami berharap dapat menjaga dan meningkatkan kualitas produk kami,” katanya.

Sebelumnya Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan Kementerian Perdagangan menargetkan capaian transaksi dagang pada TEI 2025 sebesar 16,5 miliar dolar AS atau senilai Rp273,5 triliun selama penyelenggaraan, yakni pada 15-19 Oktober 2025.

Target tersebut naik 10 persen dari penyelenggaraan pemeran tahun sebelumnya. TEI 2024 disebutkan berhasil mencatatkan realisasi keseluruhan transaksi sebesar 22,73 miliar dolar AS atau senilai Rp370,88 triliun. (Pewarta : Achmad Irfan – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button