Militer

Prajurit Yontankfib 2 Mar Siap Operasi Penanggulangan Bencana

Dalam rangka mengecek kesiapsiagaan prajurit untuk mengantisipasi bencana alam yang banyak terjadi dibeberapa wilayah Indonesia, Batalyon Tank Amfibi (Yontankfib)  2 Marinir melaksnakan apel gelar Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) di lapangan apel Yontankfib 2 Mar Karang Pilang, Surabaya. Senin (18/01/2021).

Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek dan mengetahui kesiapan seluruh prajurit Macan Kumbang Yontankfib 2 Mar yang terlibat PRCPB. Apel gelar pasukan dipimpin Komandan Batalyon Tank Amfibi 2 Mar (Danyon Tankfib 2 Mar) Mayor Marinir Mohammad Isarisnawan.

Danyon Tankfib 2 Mar menyampaikan agar seluruh prajurit selalu siap sewaktu-waktu untuk melaksanakan tugas yang diberikan.

“Bencana alam tidak bisa kita prediksi kapan datangnya. Dalam menghadapi bermacam bencana alam, kita sebagai prajurit harus selalu siap kapanpun dan dimanapun sesuai dengan tugas pokok TNI yaitu Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” ungkapnya.

Baca:

Selesai pelaksanaan apel gelar pasukan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesiapan prajurit serta material seperti dapur lapangan, tenda dan kendaraan taktis yang akan digunakan di daerah bencana alam.

Selama kegiatan apel gelar seluruh prajurit melaksanakan protokol kesahatan Covid-19 dengan selalu memakai masker dan menjaga jarak.

Batalyon Tank Amfibi 2/Marinir atau Yontankfib 2/Mar merupakan salah satu kekuatan inti di jajaran Resimen Kavaleri 2/Marinir, Pasukan Marinir 2. Dalam melaksanakan tugas, fungsi dan perannya, baik sebagai pasukan pendarat amfibi maupun salah satu komponen pembangunan bangsa.

Sebagai bagian dari pasukan pendarat amfibi, Batalyon Tank Amfibi-1 Marinir mengemban misi pembinaan dan penggunaan kekuatannya dalam rangka sarana proyeksi kekuatan pasukan pendarat dari laut kedarat dalam operasi Amfibi.

Yontankfib 2/Mar mempunyai semboyan “Catur Daya Cakti” yaitu empat kekuatan yang di milikinya. Yaitu Daya Tembak, Daya Kejut, Daya Apung dan Daya Lapis Baja.

Tank Amfibi merupakan salah satu unsur dalam Operasi Amfibi yang merupakan gelombang pendarat pertama dalam merebut pantai yang akan di jadikan pijakan dalam penyerbuan amfibi.

Saat ini Batalyon Tank Amfibi-2 Marinir diperkuat oleh kendaraan tempur antara lain Tank PT 76, Tank PT 76 (M), AMX 10 PAC 90, BTR 80 A. Salah satu kendaran terbaru dan paling mutahir baru didatangkan dari Rusia dengan kekuatan yang dahsyat yaitu BMP-3F. Tank ini memperkuat jajaran Korps Marinir dalam melaksanakan tugas yang mulia yaitu mempertahankan Kedaulatan NKRI. (Munawir / Menkav 2 Mar)

Iman NR

Back to top button