Wagub Banten Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu di Bank Jabar Banten

Foto: BJB

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengaku berterima kasih kepada Bank BJB yang sudah banyak berperan dalam membantu pembangunan di Provinsi Banten. Meski begitu, Andika mengingatkan agar BJB terus meningkatkan perannya tersebut dengan menambah volume program perbankan yang langsung menyentuh sektor perekonomian masyarakat.

Pemprov Banten saat ini tengah menggenjot pembangunan infrastruktur dan meningkatkan pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. “Semua itu tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan warga Banten. Peran perbankan dalam konteks tersebut sangat dibutuhkan,” kata Andika dalam sambutannya saat menghadiri acara Buka Puasa Bersama BJB Bersama Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa di Kantor BJB Cabang Banten di Kota Serang, Senin (28/5/2018).

Andika tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bank BJB yang menurutnya telah membantu warga Banten yang membutuhkan dengan telah menyantuni 1.500 anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Banten pada acara tersebut. “Tadi saya dengar total ada 25 ribu yatim piatu dan kaum dhuafa yang akan disantuni BJB di bulan Ramadan tahun ini. Kalau bisa 10 ribunya saja untuk warga Banten, tentu ini akan sangat membantu,” kata Andika.

Baca: BPK Berikan Opini WTP Atas LKPD Banten Tahun 2017

Diterangkan Andika, keberadaan bank pembangunan daerah seperti BJB di Banten telah turut mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Peran bank pembangunan daerah dimaksud di antaranya dengan memberikan kredit kepada UMKM sebagaimana juga telah dilakukan BJB.

“Volumen kredit kepada UMKM ini misalnya yang juga harus terus digenjot agar bisa menjangkau secara lebih luas, sehingga masyarakat bisa lebih banyak yang terberdauakan yang pada gilirannya kesejahteraan meningkat dan pertumbuhan ekonomi di daerah juga naik,” paparnya.

Andika mengatakan, kontribusi UMKM dalam membantu daerah mengejar target pertumbuhan ekonomi sudah berlangsung sejak lama, melalui penyerapan tenaga kerja pada berbagai sektor usaha. Selain itu, UMKM merupakan sektor yang telah terbukti ketangguhannya dalam menghadapi berbagai krisis.

Andika mengatakan, Revolusi Industri saat ini telah masuk ke Indonesia. Dengan masuknya era Industri 4.0 maka generasi muda juga dituntut agar melek dengan perkembangan teknologi terkini dan menjadi wirausaha digital. “Wirausaha penting bagi anak muda zaman sekarang agar tidak hanya mengharapkan kerja kantoran. Karena jika hanya mengharapkan menjadi pegawai maka pengangguran akan semakin membeludak. Ini yang bisa dibantu BJB untuk digarap juga di Banten,” kata Andika.

Sementara itu, Direktur Utama BJB Ahmad Irfan mengaku, komitmen BJB terhadap UMKM tersebut dibuktikan bank bjb dengan target penyaluran kredit mikro yang tumbuh sebesar 29% pada tahun 2018. Sebuah realisasi yang menunjukkan keberpihakan bank bjb dalam membangun kredit usaha mikro.

“Tapi kredit yang kami berikan kepada UMKM harus berkualitas. Untuk itu kami tidak hanya mengucurkan kreditnya saja kepada UMKM, tapi juga melakukan edukasi dan pendampingan sehingga hasil pertanian dapat laku di pasaran ekspor,” ujar Irfan. (Advetorial)

Berita Terkait