Wings Air Mendekatkan Jarak Destinasi Menakjubkan di Sumbagsel

Foto: Lion Air Group

Obyek Wisata Bangka ternyata tidak hanya pantai. Millenials travelers bisa mengunjungi spot foto yang bagus buat selfie, misalnya Pagoda Puri Tri Agung atau ke Bukit Fathin, hiking di lereng bukit sambal wisata religi. Ada keunikannya, karena bisa melihat kolam penuh uang koin. Konon, jika melempar koin maka harapannya akan terkabul. Selain itu, Gunung Menumbing yang terkenal kesegaran alamnya dapat disambangi sembari menelusuri nilai historis bangsa ini.

Selain sebagai penghasil komoditi timah dan lada hitam, secara luas Bangka yang ikonik adalah destinasi baru untuk bercerita mengenai alam, toleransi beragama, adat serta akulturasi budaya dan kreativitas.

Berada di sekitar Bangka, Sumatera Selatan (Sumsel) yang beribukota Palembang saat ini tengah hits sebagai tuan rumah perhelatan olahraga Asian Games 2018. Pelancong akan menjumpai deretan rumah berarsitektur kuno di Kampung Almunawar. Objek ini menjadi salah satu destinasi religi di Bumi Wong Kito Galo.

Ke Palembang tidak lengkap tanpa kuliner. Kampung Pempek salah satu tempat favorit bagi pelancong untuk mencicipi dan membeli oleh-oleh khas. Lebih mudah menemukan jenis pempek kulit, pempek lenjer hingga kapal selam. Ada juga Café de Burry Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, tujuan andalan mencari aneka jajanan.

Baca: Wings Air Ajak Jelajahi Wisata Bangka Belitung Yang Spektakuler

Karakteristik lainnya, dua destinasi tersebut mempunyai keterikatan dan keakraban kuat. Bangka Belitung adalah “pecahan” dari Sumsel, jadi banyaknya masyarakat Palembang yang bekerja, tinggal, menetap di Pangkalpinang saat ini.

Kedua kota yang berada di Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) akhirnya memberikan pesan bagi pelancong untuk menjajal nongkrong kekinian, tak perlu beranjak terlalu jauh dulu, karena di situlah banyak tempat unggulan. Semakin membuat terpana karena jarak lebih dekat, Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group efektif 10 Agustus 2018 akan meresmikan jaringan baru Pangkalpinang ke Palembang.

Durasi perjalanan hanya berkisar 50 menit dengan tarif tiket terjangkau, sehingga memberikan alternatif terbaru dalam melakukan perjalanan yang lebih cepat bagi wisatawan dan pebisnis dibandingkan melalui jalur lain dengan waktu tempuh sekitar 5 – 6 jam.

Rute Pangkalpinang ke Palembang diterbangi secara berjadwal pergi pulang (PP) setiap hari. Wings Air lepas landas dari Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka (PGK) pukul 09.20 WIB dengan nomor IW1233 pesawat diperkirakan mendarat pada 10.10 WIB di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumsel (PLM). Layanan ini menawarkan keunggulan bagi masyarakat asal Babel dapat meneruskan perjalanan ke destinasi lain seperti Tanjung Karang, Lubuk Linggau, Bengkulu, Pagar Alam, Pekanbaru, Medan, Padang, Batam, Jambi, Yogyakarta, Surabaya.

Untuk layanan sebaliknya, di hari yang sama Wings Air bernomor IW1232 akan berangkat dari Palembang pada 10.30 WIB, kemudian dijadwalkan tiba di Pangkalpinang pukul 11.20 WIB. Bagi wisatawan yang usai beraktivitas di Sumsel nantinya melalui Bandar Udara Depati Amir telah disediakan konektivitas praktis menuju Tanjung Pandan, Batam, Pontianak, Ketapang, Sintang, Balikpapan, Makassar.

Operations Director of Wings Air, Capt. Redi Irawan mengatakan, Wings Air mempunyai kesungguhan dalam menghubungkan antarwilayah di Indonesia dengan tujuan menawarkan waktu tempuh pendek, jarak yang mudah serta efektif. Dibukanya rute terbaru ini berdasarkan tingginya permintaan traveler yang mengharapkan tersedianya penerbangan langsung khusus akses sektor pariwisata. Dalam kaitannya jaringan di kedua kota, Wings Air menjadi pelengkap layanan Lion Air yang sudah berjalan sampai saat ini. Wings Air akan hadir di jam keberangkatan terbaik sesuai kebutuhan.

Capt. Redi menambahkan, jalur udara Palembang dan Pangkalpinang merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis ke wilayah Sumatera sekaligus mendukung program pemerintah mendatangkan wisatawan. Di sisi lain, perekonomian di kedua daerah juga menunjukkan tren pengembangan positif, semoga dengan layanan baru oleh Wings Air bisa membantu peningkatan investasi, bisnis dan perdagangan.

Wings Air akan membuat pengalaman bepergian semakin lengkap, dengan mengajak terbang menggunakan ATR 72-500 atau ATR 72-600, pesawat turboprop asal Prancis yang mampu menerbangkan 72 penumpang dalam kelas ekonomi.

Pasar Palembang dan Pangkalpinang diproyeksikan akan terus berkembang sejalan berbagai program inisiasi dari berbagai pihak dalam menggeliatkan potensi yang dimiliki masing-masing destinasi.

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung di Sumsel melalui pintu masuk Sultan Mahmud Badaruddin II Airport pada Juni 2018 menurut Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan tercatat 1.311 orang. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Mei 2018 mencapai rata-rata 55,65%.

Data wisatawan menurut BPS Kota Pangkalpinang, berdasarkan TPK hotel klasifikasi bintang di Babel pada Juni 2018 rata-rata 36,96%, naik 1,46 poin dibandingkan Mei 2018 yaitu 35,50%. Komposisi antara lain Kabupaten Bangka Tengah 46,81%, Belitung (41,21%), Kota Pangkalpinang (33,40%), serta Kabupaten Bangka (17,35%).

Hingga kini, Wings Air telah terbang ke 110 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk layanan regional, sudah melayani ke Kuching, Malaka di Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 54 pesawat terbaru ATR 72-500/ 600. (Siaran Pers Humas Lion air Group)