Lingkungan

16 Meter Kubik Sampah Diangkut dari Sungai Cibanten Saat Hari Sungai Nasional

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) dan berbagai elemen masyarakat mengangkut sedikitnya 16 meter kubik sampah dari Sungai Cibanten dalam aksi bersih-bersih untuk memperingati Hari Sungai Nasional.

Kepala DLH Kota Serang, Farah Richi di Serang, Senin (28/7/2025) menyatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil susur sungai yang dilakukan bersama berbagai pihak.

“Kegiatan pembersihan sungai ini sekaligus menjadi momen perayaan Hari Sungai Nasional. Kami melibatkan kurang lebih 200 orang dari masyarakat,” ujarnya.

Selain melakukan pembersihan fisik, kata dia, pihaknya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

Ia menekankan perlunya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan warga untuk menjaga kebersihan sungai.

“Kami berikan edukasi kepada masyarakat. Ini akan kita lanjutkan dengan program pemahaman dan cara memilah sampah secara rutin sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Sebanyak empat truk dikerahkan untuk mengangkut sekitar 16 kubik sampah yang telah lama menumpuk di dasar dan bantaran sungai. Pihaknya telah mengidentifikasi 54 titik tumpukan sampah di sepanjang aliran Sungai Cibanten yang akan dibersihkan secara bertahap.

Sejumlah pihak yang turut berpartisipasi dalam aksi ini antara lain BBWSC3, masyarakat lokal, Forum RT/RW, Pramuka, Balai, Forum Bank Sampah, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta DLH Kota Serang.

Sementara itu Walikota Serang, Budi Rustandi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan salah satu kendala utama dalam pembersihan adalah sulitnya akses transportasi ke beberapa lokasi tumpukan sampah.

“Kendala nya ada di lokasi yang tidak bisa dijangkau transportasi. Solusinya, sampah akan didorong melalui aliran air dan akan kami tahan menggunakan jaring di wilayah Kidemang untuk kemudian langsung diangkut,” kata Budi.

Ia berharap kesadaran warga meningkat sehingga tidak ada lagi yang membuang sampah ke sungai. Menurutnya, kebersihan sungai adalah syarat utama untuk merealisasikan rencana pengembangan wisata air di Kota Serang.

“Jangka panjangnya kembali lagi ke kesadaran masyarakat. Ini perlu edukasi dan kami juga akan menyiapkan titik-titik tempat sampah, jika sungai ini bersih, saya dan Pak Gubernur bisa mencanangkan rencana wisata air,” ucapnya. (Oleh Desi Purnama Sari – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button