“Mari Buat Sejarah Bersama Timnas Indonesia”, Ajak Jay Ides ke John Herdman
Kapten tim nasional Indonesia Jay Idzes mengajak pelatih baru skuadnya, John Herdman, untuk bersama-sama membuat sejarah berama Timnas Indonesia di persepakbolaan Asia dan dunia.
“Hai coach, selamat datang di keluarga kami. Mari kita membuat sejarah bersama-sama. Tidak sabar berjumpa dengan anda,” kata Idzes, bek klub Liga Italia Sassuolo, dikutip dari Instagram resmi timnas Indonesia, Rabu (14/1/2026).
Hal yang sama juga dikatakan rekan setim Idzes, Kevin Diks yang memperkuat Borussia Moenchengladbach.
Diks, yang kini sudah mencetak tiga gol di Liga Jerman musim ini, berharap tim Garuda dapat mencapai banyak hal-hal besar dan juga menciptakan banyak kenangan hebat bersama Herdman.
“Hi coach Herdman, selamat atas peran baru anda. Mari kita capai hal-hal besar bersama Indonesia. Mari kita ciptakan banyak kenangan hebat. Sekali lagi, semoga sukses dan sampai jumpa,” tutur Diks.
Maarten Paes, kiper timnas Indonesia yang berkarier di klub Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat FC Dallas, tiak sabar untuk segera bertemu Herdman pada Maret 2026, di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah FIFA Series untuk menjamu tim-tim dari berbagai konfederasi.
FIFA Series menjadi laga pertama Herdman dengan timnas Indonesia, sebelum nantinya dia akan menghadapi ujian-ujian berikutnya di FIFA Match Day, ASEA Championship, dan juga Piala Asia 2027.
“Selamat atas peran barunya. Kami sangat bersemangat bertemu dengan anda. Ayo Garuda. Ayo gapai mimpi bersama-sama. Sampai jumpa di bulan Maret,” kata Paes.
Sementara itu, tiga pemain yang merumput di BRI Super League, Egy Maulana Vikri (Dewa United Banten), Beckham Putra (Persib Bandung), dan Rizky Ridho (Persija Jakarta) sama-sama memberikan doa terbaik kepada Herdman.
Mereka berharap, Herdman dapat sukses di Indonesia, seperti halnya saat dia mengembalikan timnas Kanada ke Piala Dunia setelah 36 tahun absen dari turnamen tersebut.
Sebelumnya, Pelatih baru timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan bahwa visi yang jelas, pemain berkualitas dan basis pencinta sepak bola yang sangat fanatik, adalah alasannya memilih tim Garuda daripada menerima pinangan dua negara lainnya, Jamaika dan Honduras (Baca: Ini Alasan John Herdman Memilih Jadi Pelatih Timnas Indonesia).
Pada jumpa pers perkenalan resminya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026), ia mengatakan ketertarikannya memilih Indonesia adalah karena negara ini tempat yang tepat untuk dirinya karena mempunyai visi yang jelas, mempunyai pemain berkualitas, dan juga memiliki basis pencinta sepak bola yang sangat fanatik.
“Saya pernah bekerja di CONCACAF, saya punya pengalaman di sana. Namun, saya percaya dengan negara yang punya populasi 280 juta penduduk, yang di mana 90 persennya mencintai sepak bola. Mereka sangat mencintai sepak bolanya. Ini adalah tempat yang tepat,” kata Herdman. (Oleh Zaro Ezza Syachniar – LKBN Antara)










