Ekonomi

Pemerintah Gelontorkan Rp65 Miliar Bagi Perbaikan Infrastruktur JLS Cilegon

Perbaikan infrastruktur JLS atau Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon, Provinsi Banten, kembali mendapatkan dana bantuan perbaikan dari pemerintah pusat dengan total Rp65 miliar.

Sebelumnya, pada tahun 2024, Pemkot Cilegon telah mendapat bantuan sebesar Rp 67 miliar untuk perbaikan infrastruktur JLS yang difokuskan pembanguan badan jalan JLS Kota Cilegon.

Sedangkan pada tahun 2023, Pemkot Cilegon mendapat bantuan Intruksi Presiden (Inpres) Rp112 miliar untuk perbaikan JLS.

Ketika itu, Kepala DPUPR Kota Cilegon, Tb Dendi Rudiatna menjelaskan, dalam pelaksanaanya akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

“Pelaksanaan pengerjaannya, sama seperti sebelumnya, yaitu Pemerintah Pusat. Kita hanya bantu menyiapkan dokumen yang dibutuhkan,” ujar Dendi, Selasa (13/8/2024) lalu.

Dana Pemerintah Pusat

Diketahui, pemerintah pusat melalui kementerian terkait, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), memang sedang mengintensifkan bantuan perbaikan infrastruktur di berbagai daerah pada tahun 2025-2026.

Fokus utamanya, adalah perbaikan jalan daerah, renovasi rumah layak huni, dan rehabilitasi sekolah.

Poin-poin penting bantuan perbaikan dari pusat berdasarkan informasi terkini 2025-2026;

Perbaikan Jalan Daerah (IJD)

Kementerian PU menyiapkan anggaran Rp 8,98 triliun hingga Rp 10,21 triliun untuk program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) pada periode 2025–2026. Program ini menargetkan perbaikan 1.500 km jalan daerah di seluruh Indonesia.

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

Pemerintah menganggarkan Rp 8,9 triliun melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun 2026, dengan target renovasi 400.000 unit rumah.

Fokus utamanya adalah daerah termiskin dan terluar. Di Jakarta, targetnya adalah renovasi 2.000 RTLH pada tahun 2026.

Revitalisasi Sekolah

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menargetkan revitalisasi sekolah hingga 71.000 unit pada 2026, prioritas pada daerah 3T dan wilayah bencana.

Di Provinsi Banten, sebanyak 250 satuan pendidikan telah diverifikasi sebagai penerima bantuan dengan total nilai Rp205,80 miliar pada akhir 2025.

Percepatan Infrastruktur Bencana

Kemenko IPK (Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan) mempercepat perbaikan infrastruktur dasar di daerah terdampak bencana.

Sehubungan bantuan dari Pemerintah Pusat untuk JLS dengan total nilai sebesar Rp65 miliar, Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, perbaikan dan peningkatan mutu JLS tersebut merupakan program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

“Itu program dari pusat ya, dari BPJN melalui program IJD, jalan daerah. Itu yang udah kita komunisikan permohonannya, kita bersurat dari bulan Juli tahun lalu,” kata Robinsar, dikutip Sabtu (31/1/2026).

Robinsar mengatakan, perbaikan dan peningkatan mutu JLS tersebut, saat ini sudah mulai tahap pelaksanaan yang dibagi dalam dua termin pekerjaan.

“Kurang lebih, termin pertama itu Rp32 miliar, termin kedua itu Rp33 miliar, total Rp62 miliar. Itu untuk perbaikan JLS, peningkatan mutu jalan dan juga jembatan,” ujarnya.

Robinsar menuturkan, ada sepanjang 560 meter badan JLS yang akan diperbaiki. Selain itu, ada peningkatan badan jalan, tepatnya mulai depan lampu merah PCI.

“Itu nanti akan dilevelkan, supaya airnya langsung masuk drainase gitu. Nah itu kalau nggak salah, sepanjang 2 kilo meter. Nah nanti juga dimasukkan untuk perbaikan jembatan, ini sedang didesain, digambar, modifikasi, karena kan kemarin perbaikannya hanya di aspal saja,” tuturnya.

Robinsar menyampaikan, perbaikan serta peningkatan mutu JLS, akan selesai sebelum arus mudik lebaran pada 2026. (Penulis : Daeng Yusvin)

Yusvin Karuyan

Back to top button