Polisi Temukan Senpi Rakitan dari Pelaku Curanmor Ditangkap di Cikande
Petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Ciruas dan Tim Resmob Satreskrim Polres Serang berhasil menemukan dua pucuk senjata api (senpi) rakitan yang disembunyikan oleh dua pelaku Curanmor atau pencurian kendaraan bermotor.
Senpi rakitan jenis revolver rakitan beserta 12 butir peluru ditemukan di dalam tas selempang di kontrakan pelaku di wilayah Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.
Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, penemuan senjata api tersebut merupakan hasil pengembangan dari penangkapan kedua pelaku curanmor.
“Dari hasil pengembangan, kami melakukan penggeledahan di kontrakan pelaku dan menemukan dua pucuk senjata api rakitan beserta 12 butir peluru yang disembunyikan di dalam tas,” ujar Kapolres, Rabu, 22 April 2026.
Kedua pelaku yang diamankan yakni Hasan Basri (25) dan Aiko Swari (27), warga Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Keduanya ditangkap di tempat kontrakan mereka di Kecamatan Cikande pada Minggu, 19 April 2026, setelah lama menjadi buronan polisi.
Kapolres menjelaskan, kedua pelaku dikenal nekat karena kerap menggunakan senjata api dalam setiap aksi kejahatannya. “Dalam setiap aksinya, pelaku tidak segan menggunakan senjata api untuk mengancam korban maupun petugas,” jelasnya.
Dalam proses pengembangan kasus, petugas kembali melakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti tambahan lainnya.
Selain senjata api dan peluru, petugas juga mengamankan dua unit sepeda motor Honda Beat hasil curian serta kunci T berikut 10 mata kunci yang digunakan pelaku.
“Barang bukti lain yang kami amankan berupa dua unit sepeda motor hasil curian dan peralatan yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya,” ungkap Kapolres.
Kapolres menegaskan, kedua pelaku merupakan daftar pencarian orang (DPO) jajaran Polda Banten yang telah melakukan aksi curanmor belasan kali di wilayah hukum Polres Serang.
“Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain serta menelusuri asal-usul senjata api yang digunakan,” tegas Kapolres. (Yono)



