Sosial

Kerukunan Kawanua Banten Gelar Perayaan Paskah Bersama di Cilegon

Warga keturunan dari Sulawesi Utara yang berdomisili di Provinsi Banten dan tergabung di dalam Komunitas Kerukunan Kawanua Banten (KKB), mengadakan Perayaan Paskah Bersama, pada Sabtu (25/4/2026).

Mengusung tema “Kebangkitannya Membawa Harapan Baru”, perayaan Paskah Bersama KKB yang diadakan di Link Tembulun, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, dihadiri oleh ratusan pengurus dan anggota.

Kerukunan Kawanua Banten atau KKB telah memiliki SKT AHU-000175.AH.01.07 Tahun 2019, alamat sekretariat di Perum Arga Baja Pura Jl Papandayan Blok D7, Kelurahan Kota Sari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Adapun wilayah domisili pengurus dan anggota KKB, meliputi Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

Ketua KKB, Belly Abednego Charles Lomboan menjelaskan, azas dan tujuan KKB, yakni berazaskan Pancasila da n UUD 1945, berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan, menjalani keakraban antar anggota sebagai wahana pengemban aktifitas sosial sesuai kemampuan anggota.

Sementara bentuk kegiatan rutin KKB, diantaranya kerohanian, sosial, pertemuan rutin bulanan anggota, seni budaya, kunjungan atau pelawatan serta olahraga.

“Berakhirnya keanggotaan di dalam KKB, bilamana meninggal dunia, tidak membayar kewajiban atau iuran selama 6 bulan berturut -turut, tidak pernah aktif dalam perkumpulan selama 12 bulan, mencemarkan nama baik KKB, menyalahgunakan nama KKB serta meresahkan pengurus dan anggota KKB, meminta berhenti sendiri dan diberhentikan apabila tidak memenuhi aturan AD/ART,” ujar Belly Lomboan.

Dalam pemberitaan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pendeta (Pdt) Steven Herdi pada Perayaan Paskah Bersama Keluarga Besar KKB,

“Pesan melalui ibadah KKB, kita akan terus membangun satu harapan baru untuk kita maju bersama. Kemudian dalam semangat kebersamaan, supaya kita lebih meningkatkan persatuan kekeluargaan,” terang Pdt Steven.

Lebih lanjut disampaikan Pdt Steven, dalam bermasyarakat, KKB akan hidup bermasyarakat, menjalin hubungan dengan masyarakat dan pemerintah untuk kita bersama-sama hidup bersinergi, sehingga keberadaan KKB dapat berdampak baik untuk lingkungan.

“Karena dimanapun kita KKB berada, kita harus bersinergi dengan pemerintah dan lingkungan, sehingga dapat berguna. KKB dimanapun berada, selain harus menjadi warga negara yang baik, kita juga harus mendukung semua program yang ada, baik kedalam maupun keluar untuk menuju sesuai apa yang diharapkan ,” jelasnya.

Pesan Pdt Steven Herdi kepada semua anggota KKB, agar lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan agar semakin erat jalinan kebersamaan, sehingga KKB bisa saling tolong menolong seperti semboyan KKB “Si Tou Timou Tomuw Tou” (Kita sebagai manusia yang hidup harus saling tolong menolong), untuk kita bisa meningkatkan taraf hidup bersama, kesejahteraan bersama, sehingga apapun yang terjadi kita tidak akan terpisahkan dalam kerukunan ini.

Adapun rangkaian perayaan Paskah Bersama KKB, diawali dengan ibadah, pemilihan pengurus baru KKB, ramah tamah, makan bersama dan aneka perlombaan untuk anak-anak dan dewasa. (Penulis : Daeng Yusvin)

Iman NR

Back to top button