Dimyati Ajak Organisasi Perangkat Daerah di Pemprov Banten Bentuk Koperasi
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Batnen membentuk koperasi sebagai wadah yang dapat memperkuat kesejahteraan anggotanya.
“Saya mengimbau agar setiap organisasi perangkat daerah memiliki koperasi. Karena koperasi dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Prinsip-prinsipnya sudah jelas, dasarnya sudah jelas, asasnya sudah jelas,” ujar Wagub Banten, Achmad Dimyati Natakusumah dalam Apel Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-70 Tingkat Provinsi Banten di KP3B, Kota Serang, Rabu (15/7/2026).
Dikatakan Dimyati, koperasi memiliki peran strategis dalam membangun perekonomian masyarakat karena berlandaskan semangat kebersamaan. Selain menjadi wadah kegiatan ekonomi, koperasi juga menjadi sarana pendidikan yang membekali masyarakat dengan pengetahuan dalam mengelola usaha.
“Koperasi adalah semangat gotong royong. Koperasi juga menjadi sarana pendidikan bagi masyarakat untuk belajar usaha, memahami simpan pinjam, berdagang, pembukuan, hingga berorganisasi. Jadi, koperasi ini gunanya besar,” ungkap Dimyati.
Selanjutnya, Dimyati menjelaskan, koperasi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkembang secara bersama-sama. Berbeda dengan badan usaha yang dimiliki perseorangan, koperasi dimiliki oleh seluruh anggotanya sehingga manfaat dan keuntungan dapat dirasakan secara bersama.
“Kalau PT itu personal, yang memilikinya satu orang. Kalau koperasi milik bersama. Itu yang menjadi manfaat dan keuntungannya,” katanya.
Dimyati juga mengapresiasi kebijakan Presiden Republik Indonesia yang mendorong pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menurutnya, kehadiran koperasi tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menggerakkan perekonomian dari tingkat desa dan kelurahan.
“Itulah hebatnya Bapak Presiden. Dulu masyarakat didorong berkoperasi, tetapi belum memiliki wadah yang kuat. Sekarang sudah ada wadahnya, sehingga perputaran ekonomi, baik dari hasil pertanian, perkebunan maupun sektor lainnya dapat berjalan di masyarakat,” jelasnya.
Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Provinsi Banten Hasbi Sidik mengatakan peringatan Hari Koperasi Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional yang harus terus diperkuat.
Menurut Hasbi, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga menjadi terobosan pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Selanjutnya, Koperasi kini juga telah sejajar dengan badan usaha lainnya dan dapat menjadi pilihan bagi berbagai kalangan, mulai dari karyawan, sekolah, hingga masyarakat umum untuk meningkatkan kesejahteraan melalui usaha bersama.
“KDMP merupakan gagasan yang sangat baik agar ekonomi bergerak di pedesaan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ke depan, koperasi tidak hanya melayani perdagangan sembako, tetapi juga berbagai kebutuhan masyarakat lainnya,” katanya. (Pengirim: Biro Adpim Pemprov Banten)



