Baznas Kirim Bantuan Air Bersih 16.000 Liter Ke Warga Terdampak Kekeringan di Tangsel
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 16.000 liter serta paket logistik bagi warga terdampak kekeringan di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad menerangkan distribusi air bersih tersebut terbagi di dua lokasi, yakni 8.000 liter untuk 93 KK atau 368 jiwa di RT 02/RW 01 serta 8.000 liter untuk 86 KK atau 312 jiwa di RT 09/RW 04.
“Sinergi Baznas bersama para pihak ini merupakan bentuk gotong royong dalam merespons cepat kebutuhan darurat air bersih dan logistik bagi warga Keranggan,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Selain pasokan air bersih, bantuan tersebut juga dilengkapi dengan penyaluran paket logistik keluarga dan daging kaleng kepada 50 kepala keluarga di Kelurahan Keranggan.
“Penyerahan bantuan ini merupakan komitmen Baznas dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan akses air bersih dan pangan,” ujarnya.
Direktur Pendistribusian Baznas RI Ahmad Fikri menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan gerak cepat tim BTB di lapangan dalam merespons krisis air bersih yang dialami warga permukiman.
“Baznas melalui BTB akan selalu hadir bergerak cepat di lokasi terdampak guna memastikan kebutuhan darurat air bersih dan pangan masyarakat dapat tertangani dengan cepat,” ucap dia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami kekeringan pada Dasarian II September atau pada 11-20 September 2026.
Wilayah tersebut tersebar di berbagai daerah, terutama di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku. (Oleh Sean Filo Muhamad – LKBN Antara)








